Figur  

Suaranya Merdu, Syatta Wakili DIY di Ajang VoA Nasional

Syatta Imtiyaaz Thuvaila
Syatta Imtiyaaz Thuvaila. (DOK. PRIBADI/ JOGLO JOGJA)

MENEKUNI dan menggemari bidang seni suara islami, khususnya pada bidang seni baca Al Quran dan selawat, Syatta Imtiyaaz Thuvaila bisa memperoleh berbagai macam kejuaraan. Sejak kecil, dirinya mengaku sudah menyukai musik-musik religi maupun lagu-lagu asal timur tengah.

Tak ayal, dari kegemaran dan suara merdunya, prestasi tingkat kabupaten maupun  provinsi berhasil ditorehkannya. Bahkan, salah satu siswi Madrasah Aliah Negeri Program Khusus (MANPK) Yogyakarta itu, belum lama ini berhasil meraih juara 1 Voice of Arabic (VoA) dalam Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) dan Madrasah Fest yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama DIY.

Selamat Idulfitri 2024

Berkat prestasinya, siswi yang kerap disapa Syatta itu akan maju ke tingkat nasional untuk mewakili DIY di Maluku Utara. Tentu hal itu menjadi sebuah prestasi yang membanggakan baginya, keluarga, maupun seluruh warga sekolah. Pasalnya, usai diumumkan menjadi pemenang juara di Provinsi DIY tersebut, Ia tidak lupa untuk bersyukur kepada Allah SWT.

Baca juga:  Cinta Sastra Sejak SMP: Altabella Septi Arista Raih Kesuksesan di Dunia Penulisan

“Awalnya saya juga tidak menyangka dapat berhasil meraih Juara pertama dan mewakili provinsi untuk melaju ketingkat Nasional. Karena, kemarin itu, pesertanya bisa di bilang bagus-bagus semua dan sangat luar biasa,” katanya, Rabu (27/3/24).

Diceritakan, awalnya Syatta diminta pihak madrasah untuk mewakili Kota Yogyakarta dalam ajang Madrasah Fest. Pada waktu itu, ia mengaku sempat tidak yakin karena beberapa waktu lalu dirinya merasa kecewa dengan hasil kompetisi sebelumnya. Namun berkat kesadaran dan juga kegigihannya dalam mengabdi pada madrasah serta menyebarkan selawat, Ia gigih berlatih dengan dengan harapan bisa mengharumkan nama sekolahnya.

Baca juga:  Dari Duta Pelajar Rabbani hingga Model, Mayfa Maria Ulfah Manfaatkan Masa Muda untuk Meraih Pengalaman

“Dari sini aku belajar, ketika rencana kita tidak sesuai sama apa yang kita inginkan, maka Allah punya rencana yang lebih indah dari rencana kita. Jangan pernah menyerah dan jangan pernah juga puas dalam hal apa pun, terkadang memang kita harus merasakan kegagalan untuk bisa merasakan kesuksesan,” tuturnya.

Syatta berkisah, semasa duduk dibangku sekolah dasar sampai madrasah tsanawiyah sudah sering mengikuti berbagai ajang perlombaan. Hal Itulah yang memicu semangatnya untuk terus mengikuti kompetisi dalam berbagai bidang.

Ia juga merasa mendapatkan beragam ilmu baru serta pengalaman yang sangat berharga. Bagi Syatta, masa muda adalah masa yang terbaik untuk mencoba banyak hal. “Karena masa muda seperti sekarang ini tidak akan datang untuk kedua kalinya, maka gunakan masa muda kita sebaik-baiknya, dan melakukan kegiatan yang positif dan memberi kemanfaatan,” ungkapnya.

Baca juga:  Gigih Berkompetisi, Rifkanisa Berhasil Sandang Gelar Mapresnas

Ia berharap, ke depan prestasi-prestasi lain dapat diraihnya. Tak hanya itu, ia juga berharap bagi anak muda lainnya yang mempunyai bakat dan kemampuan agar selalu berlatih, belajar dengan giat dan rajin agar dapat menjadi talenta yang akan menumbuhkan prestasi, baik di tingkat regional maupun nasional. (bam/abd)