Kudus  

Antisipasi Kerawanan, Bawaslu Kudus Gelar Koordinasi dengan Parpol

PERKUAT: Bawaslu Kudus menggelar koordinasi dengan parpol untuk mengantisipasi kerawanan di tahapan penetapan alokasi kursi, Minggu (31/3/2024). (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng –  Bawaslu Kudus mulai melakukan antisipasi terhadap kerawanan pada tahapan penetapan alokasi kursi dan penetapan calon terpilih DPRD Kabupaten Kudus pada kegiatan persiapan pengawasan penetapan hasil pemilu 2024 belum lama ini.

Kegiatan kali ini melibatkan saksi partai politik di Kabupaten Kudus dan Ketua Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Kudus.

Selamat Idulfitri 2024

Ketua Bawaslu Kudus, Moh Wahibul Minan mengatakan, pengawas pemilu telah maksimal melakukan tugas dan fungsinya untuk mengawasi setiap tahapan pemilu 2024.

“Bawaslu bersifat netral dan akan mengamankan demokrasi khususnya di Kabupaten Kudus. Kami juga berterima kasih kepada peserta pemilu, mulai dari awal tahapan pendaftaran partai politik sampai rekapitulasi hasil berjalan lancar,” katanya kepada Joglo Jateng.

Baca juga:  Jasa Penukaran Uang Mulai Banyak Dijumpai

Sedangkan tahapan penetapan meliputi, penetapan perolehan kursi dan calon terpilih. Penghitungan dan penetapan perolehan kursi anggota DPRD kabupaten/kota dilakukan dengan beberapa ketentuan.

Seperti, tidak terdapat permohonan perselisihan hasil Pemilu, paling lambat tiga hari setelah KPU memperoleh surat pemberitahuan dari Mahkamah Konstitusi mengenai daftar permohonan perselisihan hasil Pemilu anggota DPRD Kabupaten/Kota.

Kemudian, terdapat permohonan perselisihan hasil Pemilu, paling lambat tiga hari setelah KPU menetapkan hasil Pemilu secara nasional pasca putusan Mahkamah Konstitusi.

Penetapan calon terpilih anggota DPRD kabupaten/kota didasarkan pada perolehan kursi partai politik di suatu dapil dan ditetapkan berdasarkan suara terbanyak yang diperoleh masing-masing calon anggota DPRD kabupaten/kota di satu Dapil yang tercantum pada surat suara. Penetapan calon terpilih anggota DPRD kabupaten/kota dilakukan dalam rapat pleno terbuka.

Baca juga:  Kukuhkan Simantik dan Duta Siaga DBD Perwakilan dari 9 Sekolah & 5 Perguruan Tinggi di Kudus

Sementara itu, jelang penetapan perolehan kursi dan calon terpilih, Bawaslu Kudus melakukan sejumlah persiapan pengawasan tahapan tersebut. Diantaranya, mengecek jumlah suara sah, mengecek jumlah partai politik beserta dengan calegnya di masing-masing dapil, memahami jumlah kursi DPRD beserta rinciannya di masing-masing dapil, dan memahami sistem penghitungan metode Sainte Lague.

Kemudian, meneliti partai yang memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat, meneliti syarat dokumen para caleg-caleg terpilih, dan memahami secara detail aturan terkait penggantian calon terpilih. (adm/fat)