Siap Hadapi Pemudik, Pemkab Sleman Kebut Perbaikan Jalan

PAPARAN: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo beserta jajaran OPD dan Forkopimda saat menyampaikan keterangannya tentang kondisi jalan kabupaten menghadapi lebaran, belum lama ini. (ADIT BAMBANG SETYAWAN/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mengaku siap menghadapi musim mudik Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah. Upaya yang dilakukan dengan memasifkan perbaikan jalan di wilayahnya. Bahkan sampai saat ini, jalan kabupaten yang kondisinya cukup baik diklaim mencapai 80 persen.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, total panjang jalan kabupaten di wilayahnya mencapai 699,5 kilometer. Dari jumlah tersebut, menurutnya 80 persen dalam kondisi baik atau layak jika dilintasi kendaraan.

Selamat Idulfitri 2024

“Jika dirinci, untuk jalan kabupaten yang masuk kondisi baik sepanjang 184,3 kilometer atau 26,5 persen. Kemudian jalan kabupaten dengan kondisi sedang sepanjang 390,7 kilometer atau 55,85 persen. Sementara untuk jalan kabupaten yang kondisi rusak ringan sepanjang 118,65 kilometer atau 16,96 persen,” terangnya, Minggu (31/3/24).

Baca juga:  Jelang Lebaran, Perbaikan PJU Dimasifkan

Untuk menyambut musim mudik lebaran tahun ini, Pemkab terus mengupayakan perbaikan jalan kabupaten berupa penambalan. Hal itu dipersiapkan sebagai penyangga jalan nasional, jalan provinsi, maupun akses untuk wisata di kawasan Kaliurang dan Prambanan.

“Jalan kabupaten yang disiapkan sebagai jalur penyangga jalan nasional dan provinsi tahun 2024 berjumlah 52 ruas. Dengan total ruas sepanjang 166,1 kilometer dengan persentase kelayakan jalan 80-100 persen,” tambahnya.

Meski secara umum jalan kabupaten dalam kondisi baik, Kustini tak menampik ada ruas jalan kabupaten yang kondisinya memprihatinkan. Salah satunya di Padukuhan Pereng, Sumberharjo, Prambanan, atau tepatnya di depan SMP Negeri 2 Prambanan.

Baca juga:  Gerak Cepat Cegah Antraks, Ratusan Ternak Diberi Vitamin

“Kondisi jalan di depan SMPN 2 Prambanan memang rusak parah karena aktivitas truk-truk pertambangan pasir. Untuk solusi terkait permasalahan tersebut, kini Pemkab tengah berkomunikasi dengan penambang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman Mirza Anfansury menambahkan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi untuk upaya perbaikan jalan rusak di Padukuhan Pereng. Hasilnya, perbaikan jalan rusak akan dilakukan oleh pihak penambang.

“Bentuk perbaikannya nanti akan berupa penambalan pada titik-titik jalan berlubang. Hanya saja, dia belum dapat membeberkan kapan tindakan perbaikan jalan rusak tersebut akan dilakukan. Intinya, kita sudah koordinasi dengan pihak tambang, dan mereka menyanggupi untuk memperbaiki,” tandasnya. (bam/abd)