Jepara  

Tingkatkan Kreatifitas UMKM Melalui Branding

ANTUSIAS: Pelatihan Logo branding yang dilaksanakan oleh Rumah BUMN BRI di Aula Museum RA Kartini, Jepara, beberapa waktu lalu. (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Sebagai solusi untuk memajukan kualitas produk UMKM Jepara, Rumah BUMN BRI Jepara menggelar workshop atau pelatihan logo branding. Agenda tersebut dilaksanakan di Aula Museum RA Kartini, Jepara, Rabu (27/3).

Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Kabupaten Jepara, Agus Wibowo menyampaikan, apresiasi atas berjalannya kegiatan pelatihan logo ini. Sebab kegiatan ini dapat memacu semangat pelaku UMKM serta meningkatkan kualitas daripada produknya.

Selamat Idulfitri 2024

“Bisa meningkatkan semangat untuk kreatifitas. Sehingga bisa memamerkan hasil logo karyanya, baik di sini maupun di tempat lain,” paparnya saat memberikan sambutan.

Menurutnya, potensi produk Jepara memiliki nilai yang cukup potensial. Maka perlu dilakukan pelatihan dan sharing informasi mengenai seluk beluk logo branding.

Baca juga:  Dishub Jepara Perketat Kelayakan Kendaraan Umum

Selain itu, kegiatan ini dapat mendorong daya saing UMKM yang berkelanjutan melalui kapasitas UMKM siap ekspor. Seperti, ukiran kayu dan tenun Troso Jepara yang telah dijual ke berbagai pasar nasional maupun internasional.

“Kita mengutamakan seni dan budaya asli Jepara. Karena ukiran kayu Jepara sudah diakui oleh Kementrian Pendidikan sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2015 lalu,”

Sementara itu, Ketua pelaksana kegiatan pelatihan Rumah BUMN BRI Aifal Muallif mengatakan, pelatihan logo branding ini berbeda dari sebelumnya. Jika pelatihan sebelumnya hanya 50 peserta, namun pelatihan kali ini mencapai 80 lebih peserta.

Baca juga:  Sasaran TTMD Desa Bakalan Tuntas 100 Persen

Menurutnya, itu melebihi target yang telah ditentukan. Kendati demikian, ia mengaku senang, lantaran antusias pelaku UMKM Jepara semakin bertambah.

“Ini melebihi perkiraan, target yang awalnya 50 peserta malah lebih, jadi geleng-geleng saya. Karena materinya bagus dan narasumbernya juga keren,” bebernya.

Kemudian, pelatihan ini berisi penjelasan tentang cara dan langkah-langkah membuat desain logo yang baik, menarik dan informatif dengan menggunakan media yang sederhana. Yaitu bolpoin dan kertas.

Output dari pelatihan ini, menurutnya, membuka ide kreatif serta peluang baru bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing dengan berbagai macam produk. Sehingga, produk yang telah ada logo nya menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat yang ingin membeli.

Baca juga:  Diskopukmnakertrans Jepara Buka Posko Pengaduan THR

“Nanti hasil yang bagus divisualisasikan oleh panitia. Pelaku UMKM tidak perlu jauh-jauh pelatihan ke luar kota. Karena di Jepara sudah ada,” tegasnya.

Salah satu peserta Ika Junita mengaku, mendapatkan ilmu baru. Ia menyadari bahwa logo produk dalam sebuah usaha tidak bisa dianggap remeh, apalagi bagi pelaku UMKM yang berencana untuk memantapkan merek dagangannya.

“Buatku pelatihan tadi benar-benar ilmu baru dan bermanfaat. Terutama bagi pelaku UMKM yang tidak tahu secara mendetail Tentang seluk beluk logo yang baik serta dapat membranding. Ada bertabur hadiah juga yang dibuatkan logo oleh masternya,” tuturnya. (cr4/fat)