Pemkab Sleman Gelontorkan Rp 18,2 M untuk Tanggulangi Kemiskinan

SIMBOLIS: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menyerahkan sertifikat kepada pendamping PKH di Pendopo Rumah Dinas Bupati, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman pada triwulan pertama 2024 telah menyalurkan bantuan senilai Rp18,2 miliar untuk program penanggulangan kemiskinan di wilayahnya. Hal itu disampaikan Bupati saat memberikan arahan kepada pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), belum lama ini.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, penanggulangan kemiskinan menjadi prioritas pembangunan nasional, demikian pula di Kabupaten Sleman. Pemkab Sleman telah menyalurkan bantuan sebesar Rp18,2 miliar pada 2024 dari rencana Rp104,6 miliar.

Selamat Idulfitri 2024

“Tahun 2024 kita telah menyalurkan bantuan sebesar 18,2 miliar. Rencananya tahun ini kita akan menyalurkan bantuan Rp104,6 miliar kepada 37.834 Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” katanya, Senin (1/4/24).

Baca juga:  15 Perusahaan di Yogyakarta akan Diawasi Terkait THR

Lebih lanjut, Kustini mengajak rekan-rekan pendamping PKH untuk memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik bagi KPM. Tak hanya itu, para pendamping juga digadang mampu berperan lebih dalam rangka percepatan penurunan kemiskinan.

“Saya harap tahun ini kita dapat meluluskan lebih banyak KPM dan mengawalnya agar tidak berstatus Jatuh Miskin Lagi (Jamila). Kami berupaya memberikan bantuan modal Usaha Ekonomi Produktif sebesar Rp3 juta kepada KPM PKH Graduasi dengan alokasi usaha sejumlah 100 KPM di tahun 2024,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Mustadi menambahkan, jumlah pendamping PKH di Sleman ada sekitar 180 orang yang terdiri dari 2 Koordinator tingkat Kabupaten dan 178 Pendamping PKH. “Adapun masing-masing pendamping mendampingi sekitar 200-300 Keluarga Penerima PKH,” terangnya. (bam/abd)