Jepara  

PMI Jepara Tetap Buka Layanan Donor Darah Selama Ramadan

LAYANI: Petugas PMI Jepara tengah sibuk melakukan kinerja donor darah di Kantor UTD PMI Jepara, Rabu (3/4/24). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Selama Ramadan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara membuka layanan donor darah di Gedung Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Jepara. Target yang dibutuhkan sebanyak 100 kantong darah dari berbagai golongan darah.

Kepala PMI Kabupaten Jepara Murtono menyampaikan bahwa setok darah selama Ramadan selalu menipis. Karena jumlah donasi yang berkurang. Hingga akhirnya PMI Jepara memutuskan untuk tetap membuka layanan donor darah walau dalam kondisi puasa.

Selamat Idulfitri 2024

Dalam pantauan Joglo Jateng, meskipun memasuki Ramadan, antusias masyarakat cukup baik dalam menyumbang donor darah. Meskipun dalam kondisi berpuasa masyarakat diminta tidak khawatir untuk mendonorkan darahnya.

Baca juga:  Tingkatkan Kreatifitas UMKM Melalui Branding

“Kasus DBD di Jepara masih merebak. Sehingga kebutuhan darah juga meningkat,” ungkapnya.

Ia mengaku, kurangnya jumlah pendonor terjadi ketika memasuki Ramadan hingga setelah lebaran nanti. Karena hal itu menjadi setiap tahunnya. Untuk menarik minat para pendonor agar mau berdonor, PMI Jepara memberikan bingkisan yang menyumbangkan darahnya saat Ramadan.

Menurutnya, bingkisan yang diberikan saat Ramadan berbeda pada tahun lalu. Sebelumnya pendonor hanya diberikan minyak goreng satu liter. Kali ini berupa minyak goreng, beras satu kilogram, pop mie, teh botol, wafer, dan sari susu kacang ijo.

Baca juga:  Dishub Jepara Perketat Kelayakan Kendaraan Umum

“Iya, selama Ramadan ini ada sedikit perbedaan. Seperti penambahan Mie goreng atau takjil,” tambahnya.

Pembukaan layanan donor darah dilakukan mulai 3 April hingga setelah lebaran dan seterusnya.

“PMI Jepara saat ini masih di kisaran donasi 16 ribuan kantong pertahun. Idealnya di kisaran 24 ribuan pertahun,” jelasnya.

Sementara itu Hevi Khulasatun Nuri Kahayu selaku pendonor darah mengaku, baru pertama melakukan donor darah. Meski sedang berpuasa, dirinya tak khawatir akan lemas lantaran ia niatkan sebagai ibadah untuk membantu sesama. Dirinya bahkan senang, setelah melakukan donor darah mendapatkan bingkisan dari PMI Jepara.

Baca juga:  Minggu Paskah, Jemaat GITJ Margokerto Jepara Rayakan Pawai Subuh Suci

“Tadi sempat takut karena pertama kali donor darah. Tapi ternyata nggak sakit malah menyehatkan. Semoga ini bisa membantu walau hanya setetes darah,” pungkasnya kepada Joglo Jateng. (cr4/fat)