Berencana Liburan ke Bantul? Jangan Lewatkan 5 Pantai Terbaik Ini!

GEMBIRA: Pengunjung berwisata di Pantai Parangtritis, Bantul, D.I Yogyakarta, beberapa waktu lalu. (ANTARA/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Pariwisata (Dispar) menyebut ada lima objek pariwisata di pantai selatan (Pansela) dan beberapa destinasi wisata lain yang masih menjadi unggulan di Bantul. Dikatakan bahwa beberapa objek pariwisata tersebut masih menjadi rekomendasi yang bisa dinikmati bagi kalangan wisatawan yang berkunjung ke Bantul.

Plt Kepala Dispar Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, pihaknya merekomendasikan beberapa wisata pantai yang bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin berlibur di Bantul. Adapun beberapa pantai itu yakni Pantai Parangtritis, Pantai Depok, Pantai Baru, Pantai Goa Cemara, dan Pantai Cemoro Sewu.

Baca juga:  Sleman Diminta Komitmen Kurangi Kemiskinan

“Lima pantai ini paling tidak masih kita unggulkan di Pansela. Kenapa demikian, karena secara keindahan masih relatif bagus, artinya masih bisa dinikmati,” ungkapnya.

Menurutnya, selain lima pantai tersebut, masih ada beberapa pantai lain yang juga masih layak menjadi tempat rekreasi. “Selain itu, tidak menutup kemungkinan di pantai-pantai lain bisa juga menjadi pilihan. Misalnya Pantai Cangkring, Pantai Pandansari, lalu kemudian Pantai Parangkusumo,” ujarnya.

Sementara itu, objek wisata lain selain pantai yakni wisata hutan pinus yang berada di Kapanewon Dlingo. Bahkan dirinya menyebutkan, wisata hutan pinus ini juga menjadi salah satu destinasi wisata yang ramai di kunjungi wisatawan.

Baca juga:  Bangun Karakter Peduli Lingkungan melalui Program Adiwiyata

“Namun jalur menuju tempat wisata memang harus dari Imogiri lalu turunnya arah Pathuk. Dan justru dengan penerapan satu jalur ini kita berharap, mudah-mudahan wisatawan yang dari pantai berkunjung ke Dlingo,” katanya.

Kemudian, terkait dengan beberapa desa wisata, pihaknya menyebut ada beberapa desa wisata yang cukup bagus dan menjadi unggul di Bantul. Yaitu Desa Wisata Wukirsari, Krebet, dan Desa Wisata Jagalan. “Namun selain itu masih ada beberapa desa wisata lainnya yang saya kira menarik dan bisa juga dikunjungi. Artinya yang lain masih cukup produktif,” pungkasnya. (nik/abd)