Kudus  

Pedagang Ketiban Rezeki dari Tradisi Bulusan

BERJUALAN: Salah seorang pedagang menggelar lapaknya sejak lebaran pertama dalam tradisi Bulusan, Desa Hadipolo. Mereka bahkan meraup untung dari antusias masyarakat yang datang, Selasa (16/4/24). (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Tradisi Bulusan di Dukuh Sumber, Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tahun ini kembali digelar. Tradisi yang berlangsung setiap tahun sepekan setalah Idulfitri ini, selalu menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat. Antusias masyarakat setiap tradisi ini berlangsung, selalu dijejali pedagang dadakan di sekitar lokasi.

Salah satunya Jamal. Pedagang mainan asal Mayong Lor ini meraup penghasilan Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu setiap harinya. Ia mengaku sudah membuka lapaknya selama lima hari yaitu H+2 lebaran.

Baca juga:  Tingkatkan Kerukunan Beragama, Tanamkan Nilai Harmonisasi Bangsa

“Setiap tahun berdagang di sini. Meraih berkah dari kisah Bulusan di Dukuh Sumber,” ungkapnya kepada Joglo Jateng, Selasa (16/4/24).

Adapun puncak keramaian pengunjung terjadi saat malam hari. Yaitu pukul 20.00 hingga 00.00.

“Karena sampai hari ini hanya masyarakat sekitar. Mungkin besok saat puncak acara akan lebih ramai lagi,” katanya.

Meskipun begitu, Jamal tak menargetkan barang dagangannya terjual ludes. Selain berjualan semampunya ia ingin ikut menyemarakkan tradisi yang ada di Kota Kudus ini.

Sementara itu, Panitia Tradisi Bulusan, M Aris, menyebutkan kirab ritual bulusan Punden Mbah Dudo akan digelar Rabu, (17/4). Dengan sejumlah gunungan hasil bumi serta jajanan pasar yang sudah disiapkan.

Baca juga:  Tingkatkan Ketahanan Pangan, Babinsa Komsos Dengan Kelompok Tani

“Dan pada Selasa malam digelar Haul Mbah Dudo serta pengajian. Nantinya juga aka nada tradisi makan bulus. Serta pagelaran wayang,” ujarnya.

Dikatakannya, tradisi bulusan yang sudah berjalan dari hari pertama lebaran ini memang sudah ramai pengunjung. Terutama di sajian wahana dan pasar malam.

“Antusias masyarakat sangat tinggi. Karena even ini sudah mereka nanti setiap tahunnya,” katanya. (cr1/fat)