Bangun Keluarga Sehat & Produktif lewat Integrasi Pembangunan

BERJEJER: Pj Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo (tengah) bersama tamu undangan saat melakukan foto bersama di Balai Kota Yogyakarta, Kamis (18/4/24). (HUMAS/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melaksanakan kegiatan Integrasi Pembangunan Lintas Sektor oleh Kampung KB di Graha Pandawa Balai Kota, Kamis (18/4/24). Kegiatan tersebut menjadi tulang punggung dalam mendukung serta mengintegrasikan program pembangunan untuk membangun keluarga yang sehat dan produktif.

“Harapannya, dapat semakin memperkuat kolaborasi dan integrasi berbagai program kerja di wilayah, baik kelurahan maupun kemantren. Karena program kerja itu disusun berdasarkan aspirasi masyarakat dalam Musrenbang di tingkat wilayah kemudian di tingkat kota,” ungkap Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo.

Baca juga:  Disnakertrans Bantul Gelontorkan Rp32,4 M untuk Program Padat Karya

Ia menambahkan, dalam pembentukan keluarga yang sehat, produktif, dan bahagia di Kota Yogyakarta, diperlukan beberapa aspek seperti penghapusan kemiskinan ekstrem, program KB, kesehatan anak supaya tidak stunting, pola asuh dan penguatan mental serta spiritual menjadi bagian yang penting.

“Kolaborasi Kampung KB beserta kader KB dan FAPSEDU menjadi bagian penting untuk bersama-sama mendukung pembangunan Kota Yogyakarta, agar semua elemen masyarakat dapat disentuh dan masuk menjadi sasaran program pembangunan,” katanya.

Sejalan dengan itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta Sarmin menyampaikan, melalui pertemuan tersebut, diharapkan dapat menjadi forum pertukaran informasi dan wawasan para kader dan pengurus, untuk menciptakan inovasi di masing-masing wilayah dalam pelaksanaan program yang dimiliki.

Baca juga:  Halim belum Bisa Pastikan soal Pilkada

“Dengan bertemunya seluruh kader dan pengurus ini, harapannya dapat semakin memperkuat integrasi dan kolaborasi sebagai mitra pemerintah, dalam mewujudkan pembangunan di Kota Yogyakarta. Seperti halnya dalam meningkatkan partisipasi masyarakat yang termasuk Pasangan Usia Subur atau PUS dalam program KB melalui Metode Kontrasepsi Jangka Panjang atau MKJP,” pungkasnya.

Kegiatan itu diikuti Pengurus Kampung KB, Kader KB juga pengurus Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan atau FAPSEDU yang menjadi komponen di wilayah untuk mendukung pembangunan keluarga yang sehat dan produktif. (riz/abd)