Kembangkan Forkom UMKM lewat Penghargaan Nata Sembada

PAPARAN: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat memberikan arahan dalam kegiatan sosialisasi Penghargaan Nata Sembada bagi Forkom UMKM Kalurahan di Sleman, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) setempat akan menghelat Penghargaan Nata Sembada. Hal itu dilakukan sebagai untuk memberikan apresiasi kepada Forum Komunikasi (Forkom) UMKM Kalurahan di Bumi Sembada.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menuturkan, penghargaan Nata Sembada menjadi upaya mengembangkan Forkom UMKM Kalurahan. Harapannya, dengan kegiatan itu, UMKM  Sleman semakin tergerak untuk berinovasi dan memberikan dampak yang lebih luas.

“Saya harap kegiatan ini juga dapat mendorong lahirnya pionir- pionir baru. Sehingga yang belum tahu menjadi tahu, dan semakin banyak inovasi yang dihasilkan Forkom UMKM Kalurahan di Kabupaten Sleman,” katanya.

Baca juga:  Kembangkan Potensi Wilayah lewat Kontes Kambing

Tak hanya bersinergi dengan Dinkop UKM, Penghargaan Nata Sembada juga melibatkan Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat UGM dan CV Satuasa Untuk Indonesia sebagai tim penilai. Oleh karena itu, Kustini menyampaikan agar tim penilai dapat memberikan masukkan kepada Forkom UMKM Kalurahan untuk bisa mengembangkan usahanya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkop UKM Sleman Tina Hastani menambahkan, Penghargaan Nata Sembada tak hanya menjadi evaluasi. Namun sebagai wujud pembinaan terhadap keberadaan Forkom baik di tingkat kabupaten, kapanewon, maupun kalurahan.

“Kegiatan ini merupakan penghargaan yang pertama kali dilaksanakan di 2024, dan ditujukan sebagai apresiasi kinerja bagi pengurus Forkom tingkat kalurahan. Rangkaian penghargaan akan dilaksanakan dari 22 April sampai 4 Juni mendatang. Untuk penyerahan penghargaan nanti di bulan Juli bersamaan dengan penyerahan apresiasi Kalurahan Inovatif,” terangnya.

Baca juga:  Pelaku Pembuang Sampah di Jalan Siluk-Panggang Diberi Sanksi Sosial

Agenda itu akan digelar dengan dua skema. Pemberian penilaian oleh tim Dinkop UKM Sleman dan penilaian oleh tim UGM serta Satuasa. “Saya harap, acara ini dapat mendorong semua Kalurahan untuk selalu mengembangkan dan terus berinovasi dalam kegiatan penyelenggaraan pemerintahan,” tandasnya. (bam/abd)