Kudus  

IRABAKU Gandeng Seni Barongan di Acara Halal Bihalal

FOTO BERSAMA: Seluruh anggota irabaku dan komunitas seni Barongan melakukan foto bersama di taman Krida Kudus, Minggu (21/4/2024). (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Ikatan Masyarakat Blora di Kudus menyelenggarakan halal bihalal dan temu kangen di Kudus pada Minggu (21/4/2024). Acara ini sekaligus diiringi pentas dari komunitas seni Barongan Gumelar Mustiko Joyo untuk mengeksplorasi kebudayaan yang ada di sana.

Ketua umum IRABAKU, Muhammad Khoirul Naim menjelaskan, ini merupakan tahun ke-4 mengadakan pertemuan. Kegiatan ini diadakan lebih meriah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kali ini mendatangkan kesenian asli Blora untuk meramaikan acara.

“Hari ini kita mencoba untuk mengeksplorasi seni Blora. Kita tampilkan untuk menginspirasi masyarakat supaya berkesenian seperti Blora. Kami menghadirkan kesenian ini dari Tunjungan, Blora,” jelasnya.

Baca juga:  Eks Sekdes Cendono Ditetapkan Tersangka

Dia menambahkan, semakin tahun anggotanya semakin bertambah. Sekitar 200 anggota yang ikut bergabung. Sehingga tetap guyup, punya jiwa kekeluargaan yang suka bergotong royong.

Sekretaris sekaligus penggagas IRABAKU, Mutrikah mengatakan, organisasi ini berupaya mengumpulkan masyarakat Blora yang ada di Kudus untuk menyatukan mereka yang merantau atau bekerja di Kudus. Agar mereka tetap menjadi orang Blora. Meskipun berada di Kudus mereka tidak meninggalkan sifat asli Blora yaitu suka bergotong royong.

“Meskipun di Kudus, ayo kita tetap bergotong royong dalam membangun Kudus. Utamanya untuk ikut menyukseskan program pemerintah,”

Baca juga:  Anggota Panwaslu Kecamatan Kabupaten Kudus Dilantik

Lebih lanjut, dia mencoba untuk membuat masyarakat Blora tetap ikut membangun Kudus dengan membawa jati dirinya yang suka bergotong royong. Dikenal dengan istilah jiniwit katut masih ditularkan. Utamanya masyarakat di Kudus disela-sela kesibukannya.

“Sebenarnya irabaku mengadakan pertemuan ini sudah yang ke-4 di taman Krida Kudus. Pertama dilaksanakan disalah satu rumah anggota sekaligus mendirikan. Kedua, di hills vaganza. Ketiga, di taman budaya,” kata dia. (cr3/fat)