Hari Kartini, SMKN 02 Jepara Bekali Literasi bagi Pelajar

KETERANGAN: Ketua Yayasan Kartini Indonesia Hadi Priyanto saat membekali pelatihan jurnalistik bagi pelajar Jepara di SMK N 02 Jepara, Senin (22/4/24). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Sebagai bentuk merawat kesadaran menulis serta membaca, SMKN 02 Jepara menggelar acara pelatihan jurnalistik bagi perwakilan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) tingkat Kabupaten Jepara. Acara digelar di ruang Multimedia, SMK N 02 Jepara, Senin (22/4/24).

Acara tersebut merupakan kolaborasi dari Yayasan Kartini Indonesia dan Dinas Pendidikan dan Kepemudaan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara. Para pelajar dibekali kemampuan menulis, kemudian hasil dari tulisan akan dijadikan sebagai antologi buku.

Kepala sekolah SMK N 02 Jepara Muh Zainudin Azis mengungkapkan, acara ini diinisiasi lantaran kegelisahan yang muncul akan kurangnya minat baca di Jepara. Sehingga, seminar literasi menjadi wadah bagi pelajar Jepara dalam menuangkan ide serta gagasan kemampuan literatur.

Baca juga:  Sajikan 9783 Pindang Serani, Jepara Pecahkan Rekor MURI

“Kita ini seakan-akan berada di situasi buta aksara, daya baca yang rendah. Dengan acara ini, mampu memberikan pembekalan bagi pelajar Jepara untuk menciptakan sesuatu dengan tulisan,” jelasnya.

Ia mencontohkan, kendati pelajar Jepara sebagian duduk di bangku Sekolah Menengah Ke Jurusan (SMK), namun, tidak menutupi bagi mereka tetap belajar menulis dan membaca. Seperti pada pelajar SMK N 02 Jepara Jurusan Kriya Kreatif Kayu dan Rotan. Mereka dapat membuahkan hasil produk ukiran, tentu dengan membaca. Oleh sebab itu, pentingnya kemampuan literasi harus di pupuk sejak dini.

Baca juga:  SMA N 2 Rembang Fasilitasi Siswa Media Belajar Bahasa Jawa

“Siswa dapat mengukir itu berawal dari membaca dan hasilnya nanti akan dijadikan sebagai tugas akhir (TA) yakni menulis. Jadi semua saling berkesinambungan,” jelasnya.

Sementara itu, Hadi Priyanto selaku Ketua Yayasan Kartini Indonesia menyampaikan bahwa literasi merupakan tombak bagi pendidikan dalam mencetak generasi bangsa. Dengan membaca serta menulis, ia meyakini, perjuangan Kartini yang selama ini digaungkan tidak hanya dimaknai sebatas sanggul, riasan, dan baju kebaya. Namun, bagaimana generasi sekarang ini mampu merawat literasi.

“Acara ini masuk dalam serangkaian hari Kartini. Tentu, kita memaknainya bukan hanya sebatas riasan dan baju kebaya, Kartini bukan soal itu. Tapi tentang literasi,” tegasnya.

Baca juga:  Luluk Agus Yulianto Usung Semangat Jepara Maju

Pihaknya berharap, dengan pelatihan jurnalistik ini mampu menjadi bekal bagi pelajar Jepara untuk melanjutkan nilai-nilai juang Kartini dalam literasi. “Dengan membaca kamu mengenal dunia, dan dengan menulis kamu akan dikenal oleh dunia,” pungka Hadi sekaligus pegiat budayawan Jepara. (cr4/gih)