Pelatihan HBC Tingkatkan Skill Kewirausahaan

PAPARKAN: Pj Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo saat memberikan pengarahan kepada peserta HBC di H-Boutique Hotel Selasa (23/4/24). (ISTIMEWA/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dinperinkop UKM) memberikan pelatihan Home Business Camp (HBC) bagi pengusaha muda Kota Yogyakarta di H-Boutique Hotel, Selasa (23/4/24). Kegiatan itu dilakukan untuk menambah pengetahuan dan skill kewirausahaan yang telah mereka miliki.

Kepala Dinperinkop UKM Kota Yogyakarta, Tri Karyadi Riyanto mengungkapkan, program HBC digelar selama 13 kali dengan kuota setiap angkatan 50 orang yang berusia 18-28 tahun. Peserta juga harus memiliki usaha yang berjalan selama satu tahun.

“Usahanya bebas, bisa usaha fashion, kuliner, maupun usaha lainnya. Nantinya peserta akan mendapatkan pendampingan terkait bagaimana cara mengelola dan meng-update ilmu usahanya agar mereka menjadi wirausaha yang profesional,” ungkapnya.

Baca juga:  DPRD Sleman Dorong Pemkab Jalankan Pembangunan dengan Baik

Para usaha muda akan mendapatkan pendampingan selama dua tahun dan setiap bulannya akan dilakukan evaluasi. Diharapkan dengan adanya program tersebut, para pemuda Kota Yogyakarta yang semula merintis usahanya dari hobi dapat menjadi wirausaha yang mandiri.

“Proses evaluasi juga dilakukan rutin setiap bulan sekali sebagai langkah pendampingan agar bisnis mereka terus berkembang. Dengan harapannya anak muda yang merintis usaha yang bermula dari hobi mendapatkan pendampingan agar bisa mandiri,” tambahnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo menyambut baik adanya program tersebut, di mana pengusaha muda bisa berinovasi, kreatif, dan produktif serta pandai melihat peluang usaha. Selain itu, para peserta aktif memasarkan produk mereka melalui media sosial. Menurutnya, perkembangan pemasaran online sekarang tumbuh cukup pesat.

Baca juga:  Tanggap Bencana, SD Bintaran Ajak Siswa Simulasi Kebencanaan

“Anak muda adalah generasi penerus. Mereka harus dibekali banyak keterampilan guna menyongsong hari depan. Oleh karena itu, saya mendorong agar eksistensi produk mereka juga menyentuh sektor pemasaran online yang sekarang terbuka lebar dan sangat potensial,” pungkasnya. (riz/abd)