Warga di Luar Daerah tak Bisa Gunakan Hak Pilih saat Pilkada

Komisioner KPU Jateng, Paulus Widyantoro
Komisioner KPU Jateng, Paulus Widyantoro. (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – KPU Jawa Tengah memastikan bahwa warga yang masih di luar daerah pada hari H tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November 2024 mendatang. Hal ini karena KPU Jateng tidak mendirikan tempat pemungutan suara (TPS) selain hanya di Jateng.

“Kalau untuk Pilkada kita tidak boleh membuat TPS di luar wilayah, maka apapun misalnya warga Jateng di Jakarta pun ya satu-satunya jalan hanya pulang, kita nggak bisa membuat TPS di luar wilayah,” kata Komisioner KPU Jateng Paulus Widyantoro, belum lama ini.

Baca juga:  Ombudsman Awasi ASN yang Ikut Pilkada

Paulus menyebut pihaknya akan tetap mengirimkan surat undangan kepada seluruh DPT sesuai alamat masing-masing. Namun pemilih hanya bisa mencoblos di TPS tempat dia terdaftar. “Mereka tetap dicatat dan dapat surat, ada keluarganya yang di sini, tetapi satu-satunya jalan (bisa menggunakan hak pilih) hanya pulang,” tambahnya.

Begitu pula dengan warga Jateng yang bekerja maupun melakukan studi di luar negeri. Pasalnya pada Pilkada 2024 ini KPU tidak membentuk PPLN (Panitia Pemilu Luar Negeri).

“Iya sama, ya harus pulang, kalau tidak pulang tidak bisa (mencoblos) karena di sana tidak ada TPS LN juga kan, karena ini basisnya Pilkada lokal sekali. Jadi kita diatur kewenangan membuat TPS di luar wilayah,” katanya.

Baca juga:  Tiga Bocil Kepergok Mencuri di Minimarket

Menurutnya, faktor inilah yang membuat partisipasi masyarakat dalam Pilkada tidak setinggi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg). Bagi jajaran komisioner, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri.

“Mereka kebanyakan tidak bisa pulang, maka yang harus kita naikkan adalah semangat bahwa ini adalah hajatnya Jateng, jadi ada rasa kaya kemarin pilpres direwangi pulang,” ujar Paulus.

Sehingga perlu kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi di daerah masing-masing. KPU Jateng juga akan menggencarkan sosialisasi tentang teknis pelaksanaa Pilkada serta pentingnya partisipasi masyarakat.

Baca juga:  60 Ribu Koleksi Museum Ranggawarsita akan Didigitalisasi

“Harapannya Pilkada seperti itu (partisipasi masyarakat tinggi), ada keinginan besar mereka pulang untuk mencoblos, karena secara regulasi kita nggak punya kewenangan untuk membuat TPS di luar,” katanya. (luk/gih)