Kudus  

Bea Cukai Kudus Gerebek Tempat Produksi Rokok

AMANKAN: Tampak petugas Bea Cukai Kudus sedang menggerebek tempat produksi rokok di Jepara, Senin (29/4/24). (HUMAS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Tim Macan Kumbang Muria Bea Cukai Kudus mendapatkan informasi pergerakan rokok ilegal baru pada pukul 13:00 WIB untuk dianalisis dan dilakukan perancangan strategi penindakan. Kemudian pada pukul 14:30 hingga 15:30 WIB dua bangunan tempat produksi rokok ilegal di Jepara berhasil digerebek.

Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Lenni Ika Wahyudiasti mengatakan, untuk bangunan pertama terletak di Desa Sengonbugel RT 01 RW 01, Kecamatan Mayong, Jepara. Bangunan kedua berlokasi di Desa Robayan RT 14 RW 02, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara. Rentang tempat tersebut sekitar 4,4 Km dengan waktu tempuh kalau lancar sekitar 15 menit. Pergerakan Tim Macan Kumbang Muria harus dilakukan secepat mungkin.

Baca juga:  Foklore Kayu Naga Muria akan Dipentaskan di TMII

Selain itu, faktor komitmen, kekompakan, dan integritas tim juga menjadi faktor yang menentukan keberhasilan misi dalam rangka penegakan hukum di bidang cukai ini. Lalu, sebanyak 243.750 batang Barang Kena Cukai (BKC) berupa rokok diduga ilegal jenis sigaret kretek mesin (SKM) dilekati pita cukai diduga palsu berhasil diamankan.

Sedangkan untuk nilai barang diperkirakan mencapai Rp336.375.000,00 dengan total potensi kerugian negara sebesar Rp233.322.375.00. Untuk pelaku yang diduga melakukan pelanggaran pidana cukai dalam kasus ini sedang dalam penelitian.

Sebagaimana diketahui, pelanggaran ketentuan di bidang cukai berkaitan dengan pemalsuan pita cukai atau tanda pelunasan cukai diancam dengan pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama delapan tahun dan pidana denda paling sedikit sepuluh kali nilai cukai dan paling banyak 20 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar sebagaimana diatur dalam Pasal 55 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Baca juga:  Gandeng 18 Mitra Industri, SMK Wisudha Karya Luluskan Ratusan Siswa Siap Berkarir

“Untuk menjalankan usaha produksi hasil tembakau masyarakat dapat mengajukan permohonan izin berupa NPPBKC (Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai) ke Kantor Bea Cukai Kudus tanpa dipungut biaya. Berbagai informasi mengenai tata cara dan persyaratan untuk mendapatkan NPPBKC dan pemesanan pita cukai resmi dapat diperoleh dengan datang langsung ke front desk atau melalui media sosial dan nomor Layanan Informasi Bea Cukai Kudus,” tandasnya.

Sementara itu, Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Kudus, Sandy Hendratmo Sopan menilai rokok yang resmi itu memberikan kontribusi bagi penerimaan negara di sektor cukai. Sedangkan rokok yang ilegal selain memicu persaingan usaha yang tidak sehat juga tidak ada kontribusinya bagi negara.

Baca juga:  Masih Ada 6 Desa di Kudus yang Belum Miliki BUMDes

Oleh karena itu, pihaknya mengajak kepada segenap masyarakat untuk menjalankan usaha di bidang hasil tembakau secara legal. Penerimaan negara dari sektor cukai nantinya akan digunakan untuk membiayai pembangunan di negeri kita tercinta ini dan sebagiannya dikembalikan ke daerah untuk kesejahteraan masyarakat dalam bentuk Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). (hms/rds)