Buka Pendaftaran, PDI-P Jaring Tokoh Terbaik

PAPARAN: Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Eko Suwanto saat melakukan jumpa pers di Kantor DPC DPI Perjuangan, Senin (29/4/24). (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja- Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) Perjuangan Kota Yogyakarta telah membuka pendaftaran bakal calon Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Yogyakarta 29 April – 20 Mei mendatang. Hal itu dilakukan untuk menjaring tokoh terbaik untuk menjadi pimpinan daerah 27 November mendatang.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Eko Suwanto mengatakan, dalam pemilihan legislatif lalu, PDI Perjuangan menang dalam pemilu di tingkat nasional, DIY, dan Kota Yogyakarta. Sehingga, di kontestasi Pilkada ini menjadi satu-satunya partai yang bisa mengusung sendiri bakal calon wali kota dan wakil wali kota.

“Meski demikian, PDI Perjuangan akan membuka dialog kepada organisasi partai politik, organisasi kemasyarakatan, dan tokoh masyarakat. Karena Kota Yogyakarta tidak bisa dibangun sendirian melainkan harus di bangun bersama,” ungkapnya, Senin (29/4/24).

Baca juga:  Tak Terapkan Sanksi Keras, Ini Lho Upaya MTsN 9 Bantul Atasi Siswa Tak yang Tertib

Maka dari itu, sesuai instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP), partai bakal membuka pendaftaran bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yogyakarta. Diharapkan proses pengambilan dan pengembalian formulir pendaftar bisa dilakukan dengan cara kebudayaan.

“DPC PDI Perjuangan akan secara terbuka bagi seluruh pihak untuk melakukan pendaftaran sesuai jam yang telah ditentukan. Kalau untuk konsultasi bisa dilakukan sewaktu-waktu,” tambahnya.

Setelah dilakukan pendaftaran, DPC akan melaporkan ke DPP partai. Di mana yang akan memutuskan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota DPP Partai, di bawah kepemimpinan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri. “Setelah itu turun PDI perjuangan 1.000 persen turun untuk bergerak pasangan calon yang telah direkomendasikan,” tegasnya.

Baca juga:  11 Siswa MTsN 9 Sleman Lampaui Target Hafalan Quran

Dalam Pilkada ini, PDI Perjuangan akan mendukung tokoh yang kuat dalam mendukung menjaga Pancasila dan UUD 1945. Hal itu dilakukan untuk memperhatikan hatinya rakyat. “Kami ingin mencari calon pemerintah daerah yang tidak menabrak konstitusi, yang mengerti aspek sejarah dan geopolitik di Kota Yogyakarta,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga akan mencari pemimpin yang bisa memecahkan problematika yang terjadi seperti pengangguran dan sampah. “Ke depan harus ada komitmen yang kuat untuk menciptakan lapangan kerja. Supaya masyarakat dapat menikmati hidup dengan baik untuk menekan kemiskinan,” terangnya.

Eko menambahkan, masalah sampah juga harus diselesaikan oleh pemimpin yang akan ditentukan 27 November mendatang. Lantaran, sudut-sudut kota saat ini masih ditemukan tumpukan sampah berserakan.

“Sampai saat ini, kita belum melihat wajah Pemkot yang hadir untuk menyelesaikan sampah. Maka dari itu, ke depan pemimpin daerah harus memiliki komitmen untuk membangun tata kota yang bersih dari sampah,” tambahnya.

Baca juga:  Lustrum Ke-8 ISI Yogyakarta Diwarnai Pameran Seni Rupa, Fashion Show dan Workshop Kreatif

Sementara itu, Ketua panitia pendaftaran Bakal Calon Wali Kota dan wakil Wali Kota Yogyakarta FX Wisnu Sabdono Putro mengatakan, mulai Senin (29/4), pendaftaran telah dibuka selebar dan seluas luasnya memalui PDI Perjuangan.

“Pendaftaran ini kami buka untuk kader internal dan maupun eksternal partai yang memiliki visi misi yang sesuai dengan PDI Perjuangan. Dan bagi tokoh-tokoh yang telah mendaftarkan diri di tempat lain, bisa mendaftarkan diri karena kami tidak menutup diri bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yogyakarta,” pungkasnya. (riz/abd)