Jepara  

Wujudkan Lansia Produktif, Pj Bupati Apresiasi Sekolah Lansia Wijaya Kusuma

APRESIASI: Pj Bupati Jepara memberikan kenang-kenangan kepada Istri Kepala Desa Lebuawu mewakili Kepala Desa Nooryanto di Balaidesa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan, Kamis (16/5/2024). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta mengapresiasi atas dibukanya Sekolah Lansia “Wijaya Kusuma” di Desa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan. Sekolah lansian ini memiliki siswa sebanyak 50 lansia dan 10 kader lansia.

Menurutnya, program sekolah lansia ini menjadi wujud kecintaan dan perhatian dari semua pihak, baik dari pemerintahan desa (Pemdes) maupun pemerintah kabupaten (Pemkab) terhadap kondisi para lansia.

“Pagi ini saya launching sekolah lansia. Dengan semangat birrul walidain, kita ingin mewujudkan lansia yang sehat, bahagia, produktif, mandiri, sejahtera, serta tangguh,” paparnya saat meresmikan sekolah lansia tersebut di Balaidesa Lebuawu, Kamis (16/5/2024).

Baca juga:  Koalisi Minimalis Samakan Persepsi untuk Pilkada Jepara

Edy menjelaskan, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) diperkirakan persentase orang yang berusia di atas 65 tahun akan meningkat sebesar 25 persen pada 2050. Dari jumlah 25 juta orang pada 2019, diperkirakan akan lebih meningkat menjadi 80 juta orang pada 2050. Sehingga, dengan peningkatan itu lansia memiliki hak atas pemenuhan kebutuhan dasar dan kesejahteraan.

DIALOG: Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta bersama salah satu lansia memberi hiburan kepada lansia lain di Balaidesa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan, Kamis (16/5/2024). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

Tanggung jawab untuk menjamin kesejahteraan lansia, tentunya dilakukan oleh pemerintah, masyarakat, dan keluarga. Edy berpesan kepada para guru lansia untuk memberikan pengajaran sesuai dengan kemampuan para siswa, agar para lansia merasa tidak jenuh dan nyaman terhadap pembelajaran.

Baca juga:  Diskopukmnakertrans Jepara Harapkan Peringatan Hari Buruh Damai

“Pesan saya kepada para siswa sekolah lansia serta semua lansia di Kabupaten Jepara untuk tetap semangat dalam beraktifitas dan selalu jaga kesehatan. Mari kita wujudkan lansia yang smart,” harapnya.

Nantinya Sekolah Lansia Wijaya Kusuma ini akan digelar selama enam bulan dengan pertemuan sebanyak sebulan sekali. Di tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Jepara juga membuka Sekolah Lansia Senja Lestari di Desa Cepogo yang telah mewisuda 80 siswa.

Sementara itu, Kepala Desa Lebuawu, Nooryanto menjelaskan bahwa program sekolah lansia ini memperhatikan berbagai aspek, mulai dari soal kesehatan fisik, sosial, budaya, psikologi, lingkungan, spiritual, ekonomi kewirausahaan, pelatihan keterampilan, hingga pengetahuan tentang berbagai penyakit beserta cara perawatannya.

Baca juga:  Pemkab Jepara Harap Sinergi Majukan Perekonomian

“Sebenarnya kegiatan ini sudah lama dilaksanakan, satu bulan sekali. Tapi untuk launching-nya baru ini. Tentunya dengan berbagai program yang ada,” terangnya.

Ia berharap, program ini menjadi wadah bagi para lansia untuk selalu aktif dan produktif. Meski telah lansia namun tidak menjadi penghalang untuk tetap melaksanakan kegiatan sehari-hari. “Biar para orang tua tidak hanya duduk di rumah, tetapi ada kegiatan lain yang dikerjakan,” pungkasnya. (cr4/gih)