33 Atlet SMA NU Al Ma’ruf Siap Berlaga di POPDA Jateng

KUDUS, Joglo Jateng –  SMA NU Al Ma’ruf Kudus kembali mengantarkan siswanya dalam ajang POPDA Jateng. Sebanyak 33 atlet dengan 9 pelatih melakukan sejumlah persiapan untuk bertanding pada 20-22 Juni di Semarang nantinya.

Sebelumnya, SMA NU Al Ma’ruf meraih 47 medali di ajang POPDA Kabupaten. Yaitu terdiri 22 medali emas, 12 perak dan 13 perunggu. Sementara pada ajang POPDA se Karisidenan Pati SMA NU Al Ma’ruf menyabet 7 kejuaraan. Yaitu pada cabang olahraga (cabor) voli putri, badminton ganda putra, badminton single putra, sepak bola, pencaksilat seni tunggal dan sepak takraw.

Baca juga:  SD Muhammadiyah BW Kudus Jalin Kerja sama dengan IISM

Kepala SMA NU Al Ma’ruf, Anas Ma’ruf, menyebutkan, yang maju ke Jateng yaitu voli putri, badminton ganda putra, dua badminton single putra dan takraw. Kemudian cabang lain yaitu judo, atletik, dan gulat.

“Sebanyak 7 cabor tersebut saat ini rutin latihan selama sebulan untuk menghadapi pesaingnya di Jateng nanti. Dan mereka biasanya mimimal 1 minggu 3 kali sparing antar kabupaten,” ujarnya kepada Joglo Jateng, Kamis, (16/05/2024).

Ia menekankan agar para atlet tekun dan continue mengikuti latihan. Terutama yang menjadi arahan pelatih harus dilakukan secara maksimal dan optimal.

Baca juga:  SD Muhammadiyah Pandes Terima Kunjungan Ahli Matematika Internasional

“Kita persiapkan agar ke depan lebih baik. Harapannya meraih kejuaran di setiap cabor,” ungkapnya.

Menurutnya, para atlet ini merupakan salah satu bukti berhasilnya generasi yang diciptakan melalui program Kelas Khusus Olahraga (KKO).

“Olahraga di SMA Al Ma’ruf sudah dikenal berkualitas hingga tingkat nasional. Karena terbukti melahirkan prestasi dari para atlet. Hal ini juga berkat seleksi untuk masuk KKO tidak mudah. Dan tidak semua siswa bisa,” paparnya.

Anas mengimbau agar para atlet tidak hanya mengedepankan latihan fisik dan teknik, tetapi juga berdoa setiap saat. Pihaknya berharap dari pertandingan dan latihan yang maksimal mereka bisa meraih juara.

Baca juga:  Ciptakan Budaya Gemar Membaca Melalui Perpustakaan Jelita

“Para atlet saat ini diasramakan agar lebih maksimal. Dan bisa berdoa bersama seriap hari. Sehingga kesempatan emas ini bisa dioptimalkan,” tandasnya. (cr1/fat)