Bupati Bantul Tegaskan ASN untuk Jaga Integritas

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bantul diisukan terjerat kasus perselingkuhan. Menanggapi hal tersebut, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan setelah mendapatkan laporan untuk menilai sejauh mana pelanggaran itu.

“Setiap kali ada pelanggaran-pelanggaran, apa itu pelanggaran etika atau yang lain itu pasti diproses. Kita punya inspektorat, BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia), dan nanti ada mahkamah pertimbangan untuk penjatuhan disiplin pegawai,” ujar Halim, belum lama ini.

Terkait apakah pelanggaran ini dapat mengarah pada pemecahan, Halim belum bisa berikan keterangan lebih lanjut. Hal ini dikarenakan, punishment yang akan didapatkan oleh ASN itu harus dinilai bobot pelanggarannya seperti apa.

Baca juga:  Wamenkominfo Angkat Bicara soal RUU Penyiaran

“Laporan itu belum masuk ke kami. Nanti kita lihat jenis dan bobot pelanggaran itu seperti apa. Saya belum bisa menyampaikan,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya juga menambahkan bahwa sudah sering memberikan wejangan kepada ASN terhadap jabatan yang mereka pegang. Menurutnya ASN merupakan jabatan publik yang harus selalu mengedepankan integritas.

“ASN itu kan salah satu kesatria negara yang diberikan mandat untuk menyelenggarakan pemerintahan. Maka sebagai penyelenggara pemerintahan, dia harus memiliki kapasitas dan juga integritas,” tegasnya.

Menurutnya, kapasitas ditambah dengan produktivitas itu akan menghasilkan produk yang bernilai. “Apa lagi core value ASN itu berakhlak. Maka saya imbau seluruh ASN untuk menjalan core value berakhlak itu di antaranya berintegritas,” pungkasnya. (nik/abd)