Kudus  

Nasabah Bank Sampah Muria Berseri Mulai Sadar Olah Sampah

SORTIR: Tampak nasabah Bank Sampah Muria Berseri sedang memilah barang bawaannya, belum lama ini. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Nasabah Bank Sampah Muria Berseri (BSMB) Kudus diklaim mulai sadar akan pentingnya manfaat sampah. Seperti membuat lingkungan lebih bersih, menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan dan menjadikan sampah memiliki nilai ekonomis.

Ketua BSMB Kudus, Diana Kristiowati mengatakan, saat Ramadan lalu, kegiatan bank sampah libur hingga lebaran. Setelah lebaran usai, pihaknya didatangi 53 nasabah dalam waktu dua jam. Mereka membawa sampah hampir 500 kg yang terdiri dari kaleng lebaran, kardus, dan lainnya.

“Setelah lebaran nasabah juga lumayan. Artinya masyarakat sudah mulai menyadari bahwa sampah yang ada di rumah walaupun bank sampah libur, mereka akan menyimpan dulu. Itu menjadi kebutuhan yang memberikan nilai ekonomi,” ujarnya kepada Joglo Jateng.

Baca juga:  Larangan Pungli dalam PPDB Dipertegas

Ia bersyukur, banyak nasabah yang berkunjung ke bank sampah berturut-turut. Karena ada beberapa nasabah yang mengirimkan sampahnya hingga satu bentor dan satu mobil. Rata-rata per nasabah membawa sampah 10 kg.

“Tetapi, pengunjung bank sampah paling banyak itu membawa kertas. Jadi ada sampah kertas, logam, plastik, dan kaca. Data kami 3 tahun berturut-turut sampah paling besar kertas. Karena orang yang setor itu ada buku campur seperti buku tulis, skripsi, dan buku paket,” ucap dia.

Lebih lanjut, intinya tugas siswa yang dari sekolah sekolah dan tidak terpakai. Disusul dengan sampah besi seperti alumni, panci, dan lain-lain. Sementara untuk plastik secara kuantitas hitungannya besar hanya saja timbangannya ringan.

Baca juga:  Fogging Tak Lagi Ampuh? Beralih ke 3M Plus untuk Basmi Nyamuk di Golantepus!

“Makanya plastik itungannya kecil karena botol pet-nya banyak,” pungkasnya. (adm/fat)