Iswar Harap PKB Beri Tiket Calon Wali Kota

RESMI: Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminuddin menyerahkan formulir pendaftaran calon Wali Kota Semarang ke DPC PKB Kota Semarang. (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminuddin mengharap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberi tiket kepada dirinya untuk maju menjadi calon Walikota Semarang dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024.

Dia mendaftar resmi ke kantor Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Semarang untuk memohon rekomendasi pencalonannya, pada Ahad (19/5/2024) malam.

“Saya diantar para kader NU, mendaftar ke PKB untuk pencalonan Walikota Semarang. Berharap tiket PKB untuk Pilkada ini,” ujar Iswar yang hadir bersama 25 kader muda NU Kota Semarang.

Baca juga:  KemenPUPR Serahkan Rumah Apung Tambaklorok ke Pemkot

Kedatangannya ke kantor DPC PKB tersebut melanjutkan upaya mencari dukungan dari partai-partai lain yang sudah dia datangi untuk memohon rekomendasi. Di antaranya adalah PDI Perjuangan, Partai Golkar, dan Partai Gerindra.

Setelah dari PKB itu, Iswar mengatakan dirinya akan terus melakukan sosialisasi dan menunggu hasil rekomendasi dari partai-partai tersebut.

“Setelah ini kami akan bersosialisasi, selanjutnya kembali kepada setiap partai bagaimana keputusannya,” ujarnya saat diwawancarai wartawan usai serah terima berkas pendaftaran PKB.

Ditanya mengenai kedekatannya dengan NU, Iswar mengaku tidak akan melibatkan struktural NU secara politis. Dia hanya memberi pilihan kepada warga NU kultural.

Baca juga:  Ketentuan Baru PPDB Jateng: Zonasi Diperketat, KK Minimal 3 Tahun!

“Kita kembalikan ke kultural aja, kami tidak mau melibatkan sturkural secara politis. Kami akan mempercayakan kepada PKB sepenuhnya,” ujarnya.

Alasan Iswar mendaftar ke PKB karena dia melihat PKB adalah partai yang bisa merangkul semua unsur masyarakat, dan dia anggap sesuai dengan visinya membangun Semarang. Juga karena sudah sangat mengenal tokoh-tokoh PKB.

“Apalagi karakter pribadi saya lahir dari Nahdlatul Ulama (NU) dan PKB. Saya hanya berusaha untuk mengaktualisasikan pemikiran Nahdliyin dalam pengabdian saya kepada masyarakat,” tandasnya.