Kudus  

Lampu di Balai Jagong Akan Terang Sebentar Lagi

PASANG: Tampak pemasangan lampu hight mest di sekitar Balai Jagong, belum lama ini. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Disaat malam hari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus sering mendapatkan laporan lampu di sekitar Balai Jagong padam. Kendati demikian, segera memproses pemasangan lampu high mest dan lampu konvensional di sekitar Balai Jagong. Hal ini bertujuan untuk mencegah tindak pidana asusila pada malam hari.

Kepala seksi sarana dan prasarana Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) pada Dishub Kudus, Nanang menyebutkan, ada empat pemasangan lampu yang tersebar di Balai Jagong. Beberapa titik diantaranya dekat parkiran, permainan anak, dekat panjat tebing, dan dekat indoor.

Baca juga:  Pemdes Langgardalem Dukung Penuh Festival Kaligelis

“Sebenarnya disitu ada dua penanganan, yaitu pemasangan lampu hight mest dan pemasangan LPJU konvensional. Yang semula disitu ada las sel, kita membuat jaringan dibawahnya. Kita perbaiki lampu-lampu yang redup, dan mengganti lampu yang baru,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Pemasangan ini, lanjut dia, berfungsi untuk penerangan, karena area disitu terkenal gelap. Kemudian untuk mendukung sporting kegiatan dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) ketika menyelenggarakan event dan sebagainya. Dan juga mencegah tindakan asusila.

“Pada 4 lampu dalam satu tiang hight mest masing-masing memiliki kekuatan 300 Watt. Kita ada yang namanya mencegah sekaligus sporting sesuai pantauan kami,” ujarnya.

Baca juga:  Memaknai Kurban sebagai Wujud Kehambaan dan Sarana Perkuat Iman

Proses pengerjaan ini selama 2 minggu. Kata dia, pemasangan hight mest 4 titik telah menghabiskan Rp 600 juta. Bagi  pengerjaan lampu konvensional pihaknya mengusahakan di bulan Juni lampu sudah bisa menyala.

“Adanya lampu high mest ini, kami menghimbau bagi petugas pasar jangan mengambil arus disitu karena berbahaya mengakibatkan konslet. Kami berharap dengan adanya itu, bisa mencegah tindak pidana asusila,” pungkasnya. (cr3/fat)