Maju Kembali, Mbak Ita Serahkan Formulir ke DPC PDIP

AKTIVITAS: Wali Kota Semarang petahana, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyerahkan formulir pendaftaran calon kepala daerah dn visi misinya di DPC PDI Perjuangan Kota Semarang, belum lama ini. (ANTARA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Kader PDI Perjuangan sekaligus Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyerahkan formulir pendaftaran calon kepala daerah di DPC PDI Perjuangan Kota Semarang. Ia datang ditemani sang suami Alwin Basri yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Mbak Ita dikawal ratusan pendukung dari berbagai kelompok sukarelawan yang membawa gunungan hasil bumi dan replika banteng. Iring-iringan barongsai turut menyemarakkan momentum itu.

Tak hanya menyerahkan formulir pendaftaran calon Wali Kota Semarang, Mbak Ita juga memberikan sebendel berkas tentang visi-misi pembangunan jangka panjang Kota Semarang. Menurutnya, berkas-berkas tentang pemajuan Kota Semarang itu sesuai dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Badan Perencanaan Nasional (Bapenas). Termasuk untuk menyambut Indonesia Emas 2045.

Baca juga:  2.100 Bibit Mangrove dan Cemara Ditanam di Pantai Mangunharjo Semarang, Rayakan Hari Lingkungan Hidup!

“Rencana bulat yang menjadikan Semarang sebagai kota metropolitan, layak anak, hingga maju dan berkelanjutan. Semua itu telah menjadi visi misinya untuk memimpin Kota Semarang lima tahun ke depan. Semua formulir juga sudah saya isi,” ucapnya kepada Joglo Jateng, belum lama ini.

Meski begitu, ia mengaku masih banyak pekerjaan rumah atau PR yang harus dituntaskan demi memajukan Kota Semarang menjadi lebih baik lagi. Ia juga berharap mendapatkan pasangan yang satu pemikiran dan tujuan membangun Ibu Kota Jawa Tengah.

“Saya belum tahu untuk pasangan karena ini menunggu keputusan partai. Tetapi kami berharap ke depannya menjadi partner yang baik,” ujarnya.

Baca juga:  Satpol PP Kota Semarang Tegaskan Penertiban Baliho sesuai Perda

Semangat hari ini, kata Mbak Ita, adalah dorongan untuk turun ke bawah seperti ajaran Presiden pertama Indonesia, Soekarno. Termasuk dedikasi seorang pemimpin adalah berdasar pada rakyatnya. Hal itu juga sesuai dengan rangkaian menuju Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDI Perjuangan yang mengambil semangat dari Api Abadi Mrapen Grobogan.

“Ini menjadi semangat karena Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam. Semangat ini yang mendorong kita bersama-sama dengan masyarakat menjadikan Semarang maju dan lebih hebat,” pungkasnya. (int/adf)