Jepara  

Pemkab Jepara Harap Sinergi Majukan Perekonomian

SIMBOLIS: Kepala DiskopUKMnakertrans Samiadi mewakili Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta saat melakukan pemotongan tali sebagai bentuk dibukanya outlet Papa Cookies di Jepara, Minggu (19/5/24). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten Jepara meminta kepada para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk bekerja sama memajukan perekonomian di Jepara. Salah satunya melalui produk-produk lokal yang dibuat.

Sinergi antar pelaku UMKM, lembaga maupun dinas, diharapkan dapat menuntun pemberdayaan UMKM agar membawa kebermanfaatan yang lebih luas. Serta memberikan multiplier effect guna mendukung UMKM naik kelas. Hal itu disampaikan Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta melalui Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Jepara (DiskopUKMnakertrans) Samiadji saat grand opening Papa Cookies di Kauman, Kecamatan Jepara, Minggu (19/5/24).

Baca juga:  Pemkab Siap Dukung Program PWI Jepara

“Terus kembangkan ekonomi melalui UMKM. Kami dari dinas selalu terbuka menerima komunikasi maupun konsultasi. Sekiranya peluang maka kerjakan. Bersinergi sehingga umkm dapat bergerak meningkat,” papar Samiadji.

Menurutnya, dibukanya outlet Papa Cookies yang ke-122 ini dapat menjadi pemantik UMKM Jepara untuk naik kelas. Terlebih, Jepara pernah mendapat penghargaan atas capaian transaksi toko daring tertinggi se-Indonesia sejak 2022 hingga Juli 2023.

Kemudian, lanjut dia, dalam kurun waktu tiga bulan ke depan, melalui DiskopUKMnakertrans Jepara akan segera menerbitkan aplikasi Myumkmjepara. Hal ini untuk membantu berjalannya para pelaku UMKM dalam pemasaran produknya.

Baca juga:  Jelang Pilkada 2024, Seluruh ASN di Jepara Harus Bersikap Netral

Melalui hal itu, pihaknya mengaku dapat menjembatani para pelaku UMKM. Bukan hanya dalam promosi, tetapi juga memperluas kemitraan jaringan usaha. Sehingga, diharapkan UMKM mampu bergerak di berbagai sektor yang dapat menunjang perekonomian masyarakat.

“Untuk mengembalikan dinamika semangat UMKM di Jepara, salah satunya dengan aplikasi. InsyaAllah dalam waktu tiga bulan ke depan akan launching myumkmjepara. Aplikasi lokal yang menaungi para pelaku UMKM di Jepara. Baik sosialisasi packaging menarik maupun lainnya,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Papa Cookies Cabang Jepara, Cristina Erviana menyatakan, Papacookies Jepara membuka bagi produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ingin menitip menjual produk makanan ringan. Hal itu sebagai bentuk stimulus atau dorongan untuk mendukung sesama pelaku UMKM.

Baca juga:  Politisi dari Sejumlah Parpol Diskusi PR Pemimpin Jepara

“Kami menggandeng UMKM lokal untuk produknya bisa dipasarkan di kedai kita. Dengan syarat harus memiliki izin PIRT,” ungkap

Papa Cookies Jepara juga tidak membatasi produk makanan basah maupun makanan kering. Produk kue, jajan tradisional, minuman juga diperbolehkan. Perihal keuntungan dilakukan dengan mekanisme bagi hasil.

Dirinya pun menyatakan, ingin memberdayakan masyarakat Jepara yang bergerak di sektor UMKM. Agar produk bisa maju bersama, dan UMKM di Jepara dapat berkembang. (cr4/fat)