Ciptakan Siswa Unggul, MTs Masalikil Huda Gelar Berbagai Lomba

FOKUS: Salah satu peserta tengah mengikuti lomba kaligrafi di MTs Masalikil Huda Tahunan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Senin, (20/5). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Sebagai media untuk asah dan melatih keterampilan siswa, MTs Masalikil Huda, Kecamatan Tahunan, Jepara menggelar berbagai lomba. Lomba tersebut sebagai jalan untuk menyongsong penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Sebanyak 30 Sekolah Dasar (SD) maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Jepara mengikuti berbagai lomba. Diantaranya, lomba mapel 43 peserta, futsal 180 peserta, kaligrafi 13 peserta, tenis meja putri putra putri 22 peserta. Dengan total keseluruhan 258 peserta.

Kepala MTs Masalikil Huda Tahunan Jepara, Aly Said menjelaskan, lomba yang diadakan ini sebagai wadah bagi peserta untuk menampilkan bakat dan minat mereka. Di samping itu juga sebagai upaya untuk  menciptakan siswa yang unggul dan berkompeten.

Baca juga:  Rayakan Kelulusan Siswa SDN Baluwarti dengan Penuh Syukur

“Kebetulan Mei ada harlah madrasah bebarengan juga dengan PPDB. Inisiasi kami sebagai bentuk penguatan kapasitas keterampilan,” papar Aly saat ditemui di kantornya, belum lama ini.

Kemudian, para peserta yang berangkat dari MI naungan Yayasan Masalikil Huda akan di tindaklanjuti menuju lomba provinsi Jawa Tengah (Jateng). Sehingga, penyaluran bakat siswa-siswi tidak hanya terhenti pada lomba tingkat sekolah maupun kabupaten. Melainkan dapat juga mengikuti lomba tingkat provinsi.

Melalui lomba ini, Aly berharap mampu memperkuat karakter siswa-siswi sejak dini. Sehingga, penguatan bakat dan minat telah terlatih dan matang.

Baca juga:  Lulus Seratus Persen, Siswa MTsN 9 Sleman Diharapkan Terus Berprestasi

“Event yang besar ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin agar siswa-siswi yang hendak melanjutkan jenjang pendidikan bakat minatnya bisa matang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Arif Rohman menjelaskan, kegiatan ini ditekankan pada bidang minat dan bakat. Terlebih pada lomba kaligrafi. Yang mana Kaligrafi sendiri di inisiasi untuk pengetahuan anak-anak terhadap ukiran mihrob masjid. Hal itu digaungkan untuk membangkitkan semangat anak-anak untuk mengenal seni ukir di Jepara.

“Masyarakat Jepara khususnya Tahunan mayoritasnya sebagai tukang ukir. Dengan kaligrafi, diharapkan peserta bisa menggambar sesuai pengetahun yang nantinya dapat berubah menjadi ukiran,” ujarnya.

Baca juga:  SDN Baluwarti Gelar Workshop untuk Perkuat Kurikulum Merdeka

Pihaknya juga menyesuaikan serangkaian lomba ini berdasarkan program studi unggulan MTs Masalikil Huda. Yakni tahfidz, sains, dan reguler.

“Agar terciptanya bibit unggul yanh bagus. Maka dengan itu kita sesuaikan dengan mengadakan lomba sains, bakat, dan olaharaga,” tandasnya. (cr4/fat)