Demak  

Pro Kontra Soal Study Tour, Dindikbud Demak Minta Sekolah Tak Boleh Memaksa

Kepala Dindikbud Demak Haris Wahyudi Ridwan
Kepala Dindikbud Demak Haris Wahyudi Ridwan. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

DEMAK, Joglo Jateng – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Demak menanggapi adanya pro dan kontra study tour di sekolah. Sekolah tidak wajib memaksa muridnya untuk melaksanakan kegiatan study tour, pihaknya juga tak melarang adanya kegiatan study tour yang diadakan oleh sekolah.

Diketahui, kegiatan study tour menjadi bahan perbincangan dikalangan masyarakat, lantaran baru baru ini telah terjadi kecelakaan maut rombongan siswa dari salah satu sekolah di Subang Jawa Barat yang sedang melaksanakan study tour.

Menanggapi hal itu, Kepala Dindikbud Demak, Haris Wahyudi Ridwan mengatakan, Study Tour sekolah yang sedang dibahas di kalangan masyarakat harus ada komunikasi intens antara pihak sekolah, dan wali murid.

Baca juga:  Babinsa Karangsewu Demak Lakukan Pendampingan Program Pompanisasi

“Kami tidak melarang namun juga tidak mewajibkan selama ada komunikasi baik sebelumnya antara walimurid, komite dan pihak sekolah,” ungkapnya Selasa (21/5/24).

Lebih lanjut, jika ada murid ataupun wali murid yang tidak menghendaki dengan adanya kegiatan tersebut, maka yang bersangkutan jangan diwajibkan membayar ataupun dibebani biaya sepeserpun. Pasalnya ada berita viral di media sosial tentang surat edaran dari salah satu sekolah di Mranggen, Demak.

Sekolah tersebut rencananya akan melaksanakan outbound ke Karanganyar dengan biaya Rp 500 ribu. Namun bagi yang tidak mengikuti tetap dibebani biaya sebesar Rp 300 ribu. Menyikapi hal itu, pihaknya bertindak cepat untuk mengecek kebenaran berita tersebut, alhasil kegiatan itu dibatalkan dan uang dikembalikan kepada walimurid.

Baca juga:  Kemenag Demak Targetkan Semua Pedagang Bersertifikasi Halal

“Kita sudah turunkan tim kesana dan hasil dari rapat dengan komite bersama orang tua siswa, uang tersebut dikembalikan dan kegiatan outbond dibatalkan,” ujarnya.

Terkait kegiatan study tour yang sudah menjadi agenda tahunan, pihaknya dalam waktu dekat ini akan mengeluarkan surat edaran tentang kegiatan tersebut. Dalam hal ini, Dindikbud Kabupaten Demak membawahi sekolah negeri yeng meliputi TK/SD/SMP.

“Kita akan buat surat edaran biar semuanya terstruktur yang imbasnya nanti kepada siswa didik dan lingkungan di sekolah, akan kita putuskan sekitar lingkup Kabupaten Demak dan semua itu juga harus dirapatkan bersama antara pihak sekolah, komite dan walimurid,” pungkasnya. (adm/fat)