UPGRIS Gelar Pembekalan dan Job Fair, Siapkan Alumni Berkarir Mandiri dan Berinovasi

PAPARAN: Wakil Rektor I UPGRIS Muniroh Munawar memberikan arahan pada Pembekalan Kesiapan Kerja dan Job Fair di Gedung Balairung, Selasa (21/5/24). (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Dalam rangka menjembatani alumninya berkarir, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melalui Pusat Karir PPL dan Pemagangan, Lembaga Pengembangan Profesi (LPP) menggelar Pembekalan Kesiapan Kerja dan Job Fair. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Balairung, Selasa (21/5/24).

Ketua Pusat Karir PPL dan Pemagangan LPP UPGRIS, Prasetyo mengungkapkan, tujuan pembekalan ini lebih kepada penguatan calon lulusan. Yakni dengan memberikan berbagai motivasi kepada peserta yang ikut, untuk bisa mandiri.

“Pembekalan ini agar mereka bisa berfikir adaptif dan berinivasi, sehingga nantinya bisa mandiri dan menciptakan peluang kerja,” katanya pada Joglo Jateng, Selasa (21/5/24).

Baca juga:  Realisasi Pendapatan Daerah Jateng 2023 Capai Rp25,369 Triliun

Pras, sapaan akrabnya, mengaku pihaknya telah melakukan pemetaan pada mahasiswa sejak awal hingga akhir studi. Hasil pemetaan tersebut menunjukkan, sebagian besar mereka masih cenderung memilih untuk menjadi karyawan di suatu perusahaan. Oleh karena itu, perlu adanya pembekalan lebih lanjut.

“Kami sudah melakukan pemetaan dari semester awal, semester 5 hingga akhir masa studi. Minat tertinggi memang memilih bekerja, kemudian studi lanjut, dan terakhir wirausaha,” ujarnya

Dalam kegiatan itu, hadir delapan perusahaan mitra yang siap menerima mahasiswa. Mulai di bidang perbankan, industri pangan, infrastruktur, telekomunikasi, dan lain sebagainya.

Baca juga:  Backlog Kepemilikan Rumah di Jateng Tembus 324.855

“Jadi mahasiswa bisa langsung apply ke perusahaan, dan perusahaan akan menerima sehingga bisa dilakukan penjaringan lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor 1 Upgris, Muniroh Munawar mengatakan, melalui Pusat Karir PPL dan Pemagangan Lembaga Pengembangan Profesi Upgris, mahasiswa dibekali agar siap kerja setelah lulus. Pihaknya juga terus menjalin kerja sama melalui MoU dengan mitra industri. Sehingga ketika sudah semester akhir. mahasiswa bisa melakukan pemagangan atau juga bisa langsung bekerja di perusahaan tersebut.

Event ini diselenggarakan untuk mahasiswa yang akan diwisuda ini agar mereka siap memasuki dunia kerja. Kami menjembatani antara link and match perguruan tinggi dengan industri,” jelasnya.

Baca juga:  Meski Ribuan Buruh Kena PHK, Tingkat Pengangguran Menurun

Melalui pembekalan ini diharapkan soft skill mahasiswa terbentuk. Selain itu mereka juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi dsri BNSP. Lebih lanjut, pihaknya mengaku setiap tahun terus menjalin kerja sama dengan perusahaan baik di dalam negeri dan luar negeri.

“MoU tahun lalu lebih dari 50 industri dan setiap tahun kami tambah. Di pusat kerja sama dalam negeri dan kalau luar negeri ada juga yang datang untuk menjaring pemagangan mahasiswa,” tandas Muniroh. (luk/adf)