Jepara  

Koalisi Minimalis Samakan Persepsi untuk Pilkada Jepara

GAGASAN: (Dari kiri) Bambang Harsono (PAN), Chairul Anwar (PKS), Latifun (Demokrat), Akhmad Faozi (Golkar) saat diskusi di DKBH Gedung DPRD Jepara, Rabu (22/5/2024). (MUHAMMAD AGUNG PRAYOGA/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), sejumlah politisi daei Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Golongan Karya (Golkar), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) samakan persepsi terkait pengusungan Calon Bupati (Cabup) Jepara.

Pertemuan Koalisi Minimalis itu membahas kepentingan Jepara lima tahun ke depan. Karena memiliki sejumlah PR, seperti pembangunan infrastruktur sampai perekonomian. Sehingga karakteristik Calon Bupati dinilai penting.

Bertempat di Fraksi Demokrat, Keadilan, Berkarya, Hanura (DKBH), Akhmad Faozi dari Partai Golkar mengatakan, pertemuan Koalisi Minimalis ini bertujuan menyamakan visi untuk Jepara ke depan yang lebih baik.

Baca juga:  Satuan Pendidikan Didorong Pahami Penulisan Blangko Ijazah

“Guyon pari keno, ini barokah jika Koalisi Minimalis kami jadi mengusung Cabup Jepara. Harapannya yang maju adalah sosok dengan kriteria leadership dan tahu kebutuhan masyarakat,” papar Faozi kepada Joglo Jateng, Rabu (22/5/2024).

Kemudian dari Partai Demokrat, Latifun menilai, perpolitikan di Jepara begitu dinamis. Hal tersebut ditunjukkan dengan banyaknya orang berminat di level Bupati. Oleh karenanya, formula 2024-2029 bagi dia penting digarap.

Formula tersebut, kata dia, kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam membangun Jepara. Apabila empat partai dan Cabup sepakat, harapannya akan mengusung walau sekadar di ambang batas minimal kursi.

Baca juga:  Satpol PP Jepara Turunkan Baliho yang Langgar Aturan

“Pertemuan dan memunculkan suatu gagasan ini sangat penting. Selain itu juga handarbeni (merasakan dan melakukan.red) terhadap Jepara, ikut andil demi kebaikan serta kemajuan,” terang Latifun.

Sementara itu, Chairul dari PKS dan Bambang Harsono PAN sama-sama menyoroti kebutuhan masyarakat maupun potensi Jepara. Mulai dari infrastruktur, pendapatan perkapita, pemanfaatan SDA hingga mengoptimalkan industri.

Diketahui, keempat partai yang tergabung dalam embrio koalisi minimalis tersebut memiliki total 10 kursi atau 20 persen dari keseluruhan anggota DPRD Kabupaten Jepara. Golkar (4), PKS (2), PAN (2) dan Demokrat (2). (map/gih)