Bawaslu Kota Semarang Lantik 48 Anggota Panwaslu Kecamatan untuk Pilkada 2024

FOTO BERSAMA: Ketua Bawaslu Kota Semarang Arief Rahman usai melantik 48 anggota Panwaslu Kecamatan di salah satu Hotel di Kota Semarang, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang melantik 48 anggota panwaslu kecamatan untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024. Sebelumnya, Bawaslu telah melaksanakan seleksi calon anggota panwaslu kecamatan yang dilakukan melalui 2 metode. Yaitu existing dan seleksi untuk penambahan melalui pembukaan pendaftaran secara terbuka.

Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman menyampaikan, proses filtering yang dilakukan oleh pihaknya telah menghasilkan sebanyak 22 orang anggota panwaslu kecamatan existing yang dinyatakan memenuhi syarat. Disusul 26 orang calon anggota panwaslu kecamatan dari jalur seleksi pendaftar baru.

“Kami mengucapkan selamat kepada 48 anggota panwaslu kecamatan yang telah terpilih. Semoga dapat mengemban tugas-tugas pengawasan kedepan dengan amanah dan berjalan dengan lancar sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ucapnya saat dikonfirmasi Joglo Jateng, belum lama ini.

Baca juga:  Mbak Ita: PPDB Harus Bersih dari Praktik Suap

Ia menyampaikan kepada panwaslu kecamatan yang terpilih, untuk dapat terus melakukan peningkatan kapasitas secara cepat. Juga menyesuaikan diri dan selalu berkoordinasi karena tugas-tugas sudah menanti. Salah satunya adalah wawancara untuk calon anggota panwaslu kelurahan yang lolos hasil seleksi administrasi.

“Besar harapan kami dalam proses penyelenggaraan pemilihan nanti, dapat berjalan dengan lancar, amanah, dan harus tetap menjaga integritas sebagai pengawas,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan Kota Semarang, Muhammad Khadik berharap, usai 48 anggota Panwaslu Kecamatan telah dilantik, mereka dapat segera menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Dirinya juga berpesan agar mereka selalu menjaga integritas.

Baca juga:  Dorong Prestasi Olahraga, Pemprov Jateng Tingkatkan Sinergi dengan Perguruan Tinggi

Sebab, kata dia, hal itu merupakan ujung tombak pengawas di tingkat kecamatan. Sehingga panwaslu dapat mengawal jalannya penyelenggaraan pemilihan di Kota Semarang.

“Harapannya pengawas dapat bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jika selalu berpedoman pada peraturan yang berlaku maka tidak ada yang berani mengganggu kerja-kerja dari panwaslu kecamatan,” ujarnya.

Khadik juga meminta agar mereka turut menjaga netralitas, integritas, serta harus terus menambah pengetahuan terkait dengan peraturan pilkada. Sehingga nantinya pesta demokrasi di Kota Semarang dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif.

Baca juga:  Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Dermaga Nelayan Tambaklorok

Dalam agenda pelantikan yang sudah digelar, Panwaslu Kecamatan langsung diberikan pembekalan terkait dengan pengawasan Pilkada 2024 hingga tugas dan fungsi panwascam usai dilantik. Setelah itu, mereka baru turun ke wilayahnya masing-masing, untuk berkoordinasi dengan stakeholder yang ada agar tahapan pemilu yang sedang berjalan tidak mengalami kendala dan berjalan dengan lancar. (int/adf)