Gerindra Bantul Segera Rumuskan Balon Pilkada

MULAI BERMUNCULAN: Terlihat baliho bakal calon Pilkada Bantul di perempatan Jalan Samas, Bantul, belum lama ini. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Bantul akan segera merumuskan bakal calon (balon) pemilihan kepala daerah (Pilkada). Pihaknya menyebut, dalam waktu dekat lima nama yang telah masuk dalam penjaringan akan diajukan ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gerindra.

Ketua DPC Gerindra Bantul Datin Wisnu Pranyoto mengatakan, sejauh ini sudah ada lima nama yang masuk dalam penjaringan partai Gerindra untuk diajukan sebagai balon Pilkada. Nama-nama itu yakni Nur Subiyanto, Danang Wahyu Broto, Ariyo Winoto, Aris Suharyanta, serta dirinya sendiri.

Baca juga:  Prayata IX Ajang Pembentukan Karakter Pelajar DIY

“Empat nama tersebut yakni kader Gerindra, sementara Aris Suharyanta adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bantul. Mungkin tidak lama lagi kita akan merumuskan siapa yang akan maju di Pilkada,” ungkapnya, belum lama ini.

Datin menambahkan, Gerindra Bantul berharap besar bisa mengajukan calon bupati dari lima kandidat yang berada dalam penjaringan mereka. Pihaknya berpendapat, salah satu alasan Gerindra mengajukan calon bupati yakni berbekal pengalaman pada tahun 2016 lalu, di mana jabatan bupati diisi oleh kader Gerindra.

“Salah satu alasan, Gerindra mengajukan calon bupati yaitu dikarenakan sudah mempunyai pengalaman menduduki posisi tersebut. Sehingga harapannya, kami bisa mengajukan calon untuk posisi bupati, tentunya tidak mengurangi hormat wakil juga tidak masalah kalau itu yang disepakati koalisi,” ujarnya.

Baca juga:  Dinperinkopukm Yogyakarta Gelar Lomba Tangkas Terampil Perkoperasian untuk Tingkatkan Minat Berkoperasi Remaja

Lebih lanjut, Gerindra pun sudah melakukan komunikasi politik kepada semua partai yang ada. Hal ini dikarenakan syarat untuk mengusung calon mandiri minimal memiliki kursi di DPRD sebanyak 9 kursi, sedangkan Gerindra hanya memiliki 6 kursi.

Menurutnya, komunikasi antar partai yang ada saat ini masih sangat cair. Masing-masing parpol terlihat masih melakukan pertimbangan matang akan mengusung calon untuk disepakati bersama koalisi. “Tentu kami sudah menjalin komunikasi dengan semua partai. Tentunya kami tidak bisa berdiri sendiri, maka mau tidak mau kami akan melakukan koalisi,” tandasnya. (nik/abd)