Jepara  

Pembangunan RSI NU Cakra Medika Terus Dikebut

KOKOH: Progres pembangunan Rumah Sakit Islam (RSI) NU Cakra Medika Mayong saat dilakukan peninjauan, Kecamatan Mayong, Jepara, belum lama ini. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Yayasan Kesehatan Islam Nahdlatul Ulama (Yakisnu) Kecamatan Mayong terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan Rumah Sakit Islam (RSI) NU Cakra Medika Mayong.

Berbagai target terus dikebut agar proses pembangunan rampung dalam waktu dekat. Seperti pemasangan konstruksi bangunan bertingkat serta pekerjaan tanah dan pasir, telah menampakkan hasil pasca libur lebaran ini.

Ketua Yakisnu Kecamatan Mayong, Mughits Nailufar menyampaikan, progres pembangunan RSI NU Mayong mengalami peningkatan. Hal itu dibuktikan saat dirinya bersama tim sedang meninjau pembangunan secara berkala. Peninjauan tersebut, turut didampingi oleh sejumlah kader muda NU Jepara.

Baca juga:  BUMDes Jadi Simpul Penggerak Ekonomi Desa

“Konstruksi tiga lantai yang sudah selesai tahap pengecoran dan akan berlanjut pada tahap pengecoran, kemudian pemasangan konstruksi lantai empat,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut dia, pasca libur Hari Raya Idulfitri 2024, pembangunan dilakukan mulai siang sampai malam. Para pekerja konstruksi yang sebagian besar dari luar wilayah Mayong telah memenuhi target waktu dari konstruktor. Sejak groundbreaking yang dilakukan pada akhir Febuari kemarin, sepanjang 111 hari telah melebihi ekspetasi dari target jadwal tim.

Menurutnya, proses percepatan pembangunan itu juga didukung adanya cuaca terik matahari yang baik. Sehingga dimungkinkan, pembangunan dapat selesai lebih awal.

Baca juga:  Tingkat Pengangguran di Jepara Menurun

“Hal terpenting adalah ketersediaan bahan baku material pembangunan. Di satu sisi, kita juga mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Sehingga, tidak menganggu tahapan pembangunan,” paparnya.

Lebih lanjut, material yang digunakan pun berkualitas, yakni beton readymix K300. Sebagaimana yang direkomendasikan oleh kosultas pembangunan agar bangunan benar-benar kokoh.

“Volume pengecoran ini memang lebih cepat kering dan memiliki kekuatan sesuai kebutuhan gedung lima lantai. Semoga dapat selesai dan dapat digunakan dengan sebaik mungkin,” pungkasnya. (cr4/fat)