Pati  

3 Calon Haji Asal Pati Gagal Berangkat

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Pati, Abdul Hamid. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati melaporkan ada 3 calon jemaah haji di daerahnya yang gagal berangkat. Dua jemaah di antaranya meninggal dunia dan satunya dalam keadaan sakit.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaran Haji dan Umrah Kemenag Pati, Abdul Hamid mengungkapkan, dua calon jemaah haji yang meninggal merupakan lansia yang berasal dari Kecamatan Sukolilo dan Kayen. Sementara calon jemaah haji yang masih dalam keadaan sakit yakni seorang kakek dari Kecamatan Trangkil.

“Yang wafat itu dari Sukolilo dan Kayen (perempuan). Yang sakit dari Trangkil (laki-laki). Sudah sepuh semua. Kalau yang wafat sekitar 70-an sebelumnya dirawat di RS Mardi Rahayu. Kemudian yang Kayen itu kecelakaan,” kata dia, belum lama ini.

Baca juga:  Penyuluh Agama Diajak Lestarikan Lingkungan

Dengan gagal berangkatnya 3 calon jemaah haji itu, lanjut Hamid, jumlah jemaah yang bakal berangkat menjadi 1.617 orang. Mengingat sebelumnya, kouta jemaah haji di Kabupaten Pati pada tahun 2024 ini berjumlah 1.620 orang.

Pihaknya menjelaskan, kuota calon jemaah haji yang gagal berangkat ini sebenarnya bisa diisi ahli waris atau keluarga calon jemaah haji. Namun hal ini tak dilakukan lantaran terkendala waktu.

“Waktunya mepet dengan tanggal jadwal pemberangkatan. Mungkin pemberangkatan tidak bisa dilakukan sekarang. Tapi tahun depan,” terang Hamid.

Dia menambahkan, keberangkatan calon jemaah haji yang gagal ini juga bisa dilepas. Namun, pihaknya juga belum mendapatkan laporan terkait rencana penggantian atau pencabutan pendaftaran calon jemaah haji tersebut.

Baca juga:  Muh Zen Mantap Maju Pilkada

“Sementara sampai data terakhir, keluarga belum menginfokan apa-apa. Rencananya mau diganti. Tapi kepastiannya belum,” pungkasnya. (lut/fat)