Pati  

17 Ribu Peserta BPJS PBI di Pati Dialihkan ke Pusat

Tri Haryumi Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada DinsosP3AKB. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Sebanyak 17 ribu peserta BPJS PBI yang ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati dialihkan. Belasan ribu peserta itu dialihkan ke Pemerintah Pusat.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DinsosP3AKB) Pati, Tri Haryumi mengatakan, Pemkab Pati mendapatkan beban sekitar 55 ribu peserta BPJS PBI tahun ini. Jumlah ini berkurang dari pada 2023 lalu.

Pengurangan tersebut lantaran dana APBD Kabupaten Pati 2024 tak mencukupi untuk menanggung BPJS PBI. Pihaknya akhirnya melimpahkan sebanyak 17 ribu untuk ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca juga:  Polisi Dalami Asal Mula Mobil di Rental Sampai Sukolilo

“Memang terkendala anggaran. Tapi bagaimana anggaran yang ada dicukupkan. Maka arahnya masuk DTKS dulu,” kata dia, Rabu (29/5/24).

Ia mengungkapkan 17 ribu jiwa peserta BPJS PBI itu masuk dalam daftar tunggu PBI yang dibayarkan oleh APBN. Nantinya biaya belasan ribu penerima BPJS PBI itu bakal dibayarkan oleh APBN.

Pembayaran kepesertaan BPJS PBI ini cukup besar. Namun, dirinya tidak menjelaskan besaran anggaran yang dibutuhkan untuk membiayai kepesertaan BPJS PBI ini.

Meskipun begitu, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan kondisi ini. Ia memastikan, nantinya PBI BPJS ini akan dibayarkan oleh pemerintah.

Baca juga:  Sudewo Didukung 85 Persen Kades

“Masuk daftar tunggu di pusat. Sudah DTKS. Daftar tunggu masuk PBI JK. Nanti pembayaran dari APBN,” pungkasnya. (lut/fat)