Pati  

Sudaryono Tanggapi Positif Peluangnya Duet dengan Gus Yusuf

DIAJAK FOTO: Sudaryono usai menghadiri acara konsolidasi dan tasyakuran DPC Partai Gerindra Pati, di Gedung Pemberdayaan Masyarakat Desa Plangitan Pati, Selasa (28/5/2024). (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Bursa Pemilihan Gubenur (Pilgub) 2024 makin ramai menjadi perbincangan. Terbaru, muncul isu Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jawa Tengah (Jateng), Sudaryono disandingkan dengan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jateng KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf.

Sudaryono memberikan tanggapan positif terkait beredarnya isu tersebut. Bahkan, anak buah Prabowo Subianto itu memberikan pujian terhadap Gus Yusuf.

“Itu bagian dari ramai-ramai sosmed. Tapi saya juga merasa bangga bisa bersanding dengan Gus Yusuf karena beliau juga tokoh,” kata dia usai menghadiri acara konsolidasi dan tasyakuran DPC Partai Gerindra Pati, di Gedung Pemberdayaan Masyarakat Desa Plangitan Pati, Selasa (28/5/2024).

Baca juga:  Petani Pundenrejo Berjalan 30 Kilometer Minta Tanah Nenek Moyangnya

Sudaryono mengaku partainya sudah menjalin komunikasi dengan PKB perihal peluang koalisi pada Pilgub 2024 nanti. Terlebih menurutnya, PKB sudah bersama Gerinda di dua kali Pilgub Jateng.

“Ini bagian dari lobi politik kita, bagian dari komunikasi politik. Ingat bahwa PKB adalah kawan yang menyertai kekalahan di Pilkada Jawa Tengah dua kali dengan Gerindra. Jadi buat Gerindra, di Pilkada Jawa Tengah ini PKB bukan baru. Kita sudah pernah berjuang bersama di dua Pilkada terakhir,” ucap dia.

Tak hanya PKB, pihaknya juga mengaku telah menjalin komunikasi dengan Partai Politik (Parpol) lainnya. Mengingat kursi Gerindra di Jateng belum 20 persen sehingga partainya belum bisa mengusung calon sendiri.

Baca juga:  PKL di Jalan Panglima Sudirman Pati Bingung Cari Tempat Baru

“Kita sudah mulai komunikasi dengan banyak partai, kita sudah ke PKB, Demokrat, kita juga rencana ke PAN, Golkar dan partai-partai lain. Saya kira kita terus jalin komunikasi karena itulah politik,” pungkasnya. (lut/fat)