Kudus  

630 Siswa SDIT Al Islam Gelar Aksi Bela Palestina

SUARAKAN: Nampak salah satu pelajar SDIT Al Islam kreatif memakai atribut berlambangkan dukungan terhadap warga Palestina, Jumat (31/5/2024). (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Nampak semangat para siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Islam Kudus sambil membawa poster berisi pesan dukungan untuk bersimpati terhadap warga Palestina. Mereka bersama para guru tersebut tengah menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap korban gempuran Israel ke Gaza, Palestina, pada Jumat, (31/05/2024) di halaman SDIT Al Islam.

Kepala SDIT Al Islam, Susi Utami menyebutkan, aksi ini dilaksanakan dalam rangka menumbuhkan kepedulian dan empati saudara di Palestina yang mengalami penindasan kemanusiaan.

“Di samping itu, guna meningkatkan rasa syukur dengan kondisi di negara kita. Agar anak-anak semangat beraktivitas, beribadah dan belajar,” ujarnya kepada Joglo Jateng.

Baca juga:  Penambahan Los, Pasar Baru Kudus Digelontor Rp 200 Juta
KOMPAK: Sebanyak 630 siswa SDIT Al Islam dan para guru mengikuti aksi bela Palestina. Mereka nampak kreatif memakai atribut berlambangkan dukungan terhadap warga Palestina, Jumat (31/5/2024). (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

Dalam aksi tersebut, lanjut Susi, guru dan siswa bersama-sama mengikuti pernyataan sikap atas kejadian palestina. Diantaranya menolak adanya kekerasan dan siap mendukung berupa doa dan donasi.

“Hari inipun ada beberapa siswa dan orang tua bahkan alumni yang aktif melakukan donasi kepada Palestina. Sebab sebelum hari H kami berikan informasi kepada orang tua juga. Dan antusiasnya luar biasa,” imbuhnya.

Ia juga mengapresiasi siswa yang kreatif membuat atribut berupa pamflet, tulisan seruan hingga topi dari kertas.

“Kita informasikan dan tidak ada paksaan untuk memakai atribut. Tapi mereka antusias dengan effort yang luar biasa,” ungkapnya.

Baca juga:  Fogging Tak Lagi Ampuh? Beralih ke 3M Plus untuk Basmi Nyamuk di Golantepus!

Pihaknya berharap, adanya aksi seruan bersama Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) se Indonesia, menjadi penyemangat dan awal menuju lebih baik ke depannya. (cr1/fat)