Figur  

Elsa Buktikan Organisasi Tak Halangi Prestasi, Raih IPK 3.9 dan Jadi Ketua BEM Fakultas

Elsa Inayatul Amalia
Elsa Inayatul Amalia. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SUKSES kuliah sambil berorganisasi itu memang bukan perkara gampang. Apalagi banyak asumsi bahwa menjadi aktivis kampus pasti keteteran akademiknya.

Namun itu tidak berlaku bagi Elsa Inayatul Amalia (24) yang saat masih menjadi mahasiswa di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Ia mampu menyeimbangkan antara belajar akademik di kelas, tanpa mengesampingkan berproses berorganisasi.

“Organisasi enggak mengganggu kuliah, karena motivasiku dulu berorganisasi juga harus balance di akademis. Meskipun banyak orang yang menganggap bahwa organisasi itu menjadi momok yang membuat akademis tersingkirkan,” ucap dia.

Baca juga:  Mengabdi untuk Jadi Pelopor Trigatra Bangun Bahasa

Perempuan asal Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati ini telah membuktikan bahwa dirinya mampu sukses di bidang akademik dan organisasi. Bahkan saat kuliah ia juga mendapatkan beasiswa.

“Ada yang bilang menjadi aktivis akademisnya bakal jelek, aku ingin membantah itu. Nyatanya aku bisa jadi ketua BEM di fakultas dan lulus kuliah dengan IPK 3.9. Apalagi saya juga menerima beasiswa Bank Indonesia pada 2021 silam,” tuturnya.

Elsa banyak mengikuti organisasi di intra maupun ekstra kampus. Dia tercatat pernah menjadi Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Kemudian menjadi Koordinator Divisi Minat dan Bakat Generasi Baru Indonesia (GenBI) UIN Walisongo, hingga menjadi Ketua 3 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Dakwah.

Baca juga:  Jadikan Selebgram sebagai Pekerjaan Sampingan

Tak berhenti di situ, setelah rampung kuliah Elsa juga masih aktif berorganisasi. Dirinya kini menjabat sebagai Koordinator Kaderisasi Pengurus Cabang Kopri (Korps PMII Putri) PMII Kota Semarang.

“Mulai MA (Madrasah Aliyah, Red.) aku memang suka berorganisasi. Dulu pernah menjadi ketua PAC IPPNU (Pengurus Anak Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama, Red.) Kecamatan Tayu dan menjadi Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Pati,” ungkap alumnus MA Miftahul Huda Tayu ini. (lut/adf)