Belajar Berniaga dengan Makanan Buatan Sendiri

RAMAI: Sejumlah siswa SD Negeri 2 Wojo tengah asyik berniaga di lingkungan sekolah, belum lama ini. (MUHAMMAD ABU YUSUF AL BAKRY/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – SD Negeri 2 Wojo kembali menggelar acara bulanan yang sudah menjadi program tetap sekolah, yakni kegiatan kewirausahaan untuk para siswa. Acara ini diikuti oleh sekitar 157 peserta dari kelas 1 hingga 6.

Kepala SD Negeri 2 Wojo, Angling Indri Asmoro mengungkapkan, dalam kegiatan ini makanan yang dipilih dan dijual oleh siswa harus hasil dari buatan sendiri. Dengan bahan-bahan seperti singkong, dawet, dan jus.

“Tujuan utama dari program kewirausahaan ini adalah untuk mengajarkan anak-anak berbagai keterampilan bisnis dasar. Termasuk berhitung, berniaga, serta meningkatkan kemampuan komunikasi dan pemasaran mereka. Dengan kegiatan ini, kami berharap siswa-siswa bisa belajar nilai-nilai kewirausahaan sejak dini,” ungkapnya.

Baca juga:  Biasakan Berbahasa Asing, Siswa SD Masehi Kudus Praktik Berjualan dengan Logat Bahasa Inggris

Lebih lanjut, kata dia, setiap bulannya, siswa bersama guru dan orang tua bekerja sama menyiapkan berbagai jenis makanan yang akan dijual pada acara tersebut. Makanan yang disajikan harus berbahan dasar lokal dan dibuat sendiri oleh siswa dengan bantuan orang tua dan guru.

“Ini tidak hanya mengajarkan mereka tentang bisnis, tetapi juga tentang pentingnya makanan sehat dan lokal, seperti olahan dari singkong, jus, dan dawet tradisional,” tambah Angling.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan ini siswa dapat memperoleh pemahaman yang mendalam tentang konsep bisnis sejak dini. Sehingga mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman di masa depan.

Baca juga:  Ingatkan Siswa untuk Selalu Jaga Semangat Belajar

“Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan keterampilan sosial dan komunikasi, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun sikap mandiri dan tanggung jawab,” ujarnya.

Melalui program ini, Angling juga berharap, para siswa mampu menghargai proses pembuatan produk dari bahan baku hingga ke tangan konsumen. Antara lain belajar menghitung modal dan keuntungan, yang akan membantu mereka dalam mengembangkan pola pikir yang kritis dan analitis.

“Program ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kerja keras, kreativitas, dan inovasi pada anak-anak. Kami ingin siswa-siswa SDN 2 Wojo tidak hanya sukses dalam akademis, tetapi juga memiliki keterampilan hidup yang esensial untuk kesuksesan di masa depan,” ujarnya. (suf/adf)