Kudus  

Kenali Kretek Situbondo di Acara Festival Kali Gelis

TAWARKAN: Penjual kretek tembakau Tambeng sedang menawarkan produknya di acara Festival Kali Gelis, Minggu (2/6/2024). (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Di acara Festival Kali Gelis hadir beberapa komunitas kretek diberbagai kota. Asosiasi Petani Pemuda Tembakau Tambeng (Asdani) salah satu perwakilan petani kretek dari Situbondo membawa berbagai macam ciri khas.

Perwakilan Asdani Situbondo, Mardiamsah mengatakan, sudah beberapa kali mengikuti acara Festival Kretek dibeberapa kota. Salah satunya sudah kedua kalinya dia mengikuti festival ini di Kudus. Tahun sebelumnya juga mengikuti festival kretek di Museum Kretek Kudus.

“Tujuan kami ikut festival ini tidak lain untuk menjalin silaturahmi dengan teman-teman yang ada diluar kota. Tujuan lain yaitu ingin mengedukasi kepada masyarakat bahwa banyak tembakau diluar Tambeng namun ngaku-ngaku produk kami,” tuturnya, Minggu (2/6/2024).

Baca juga:  Suporter Macan Muria Sambut Tim Persiku Kudus

Dia menyebutkan, ada beberapa jenis bibit yang dia menjadi ciri khas dianataranya ada rasa keripik nangka, keripik bukapu, kecubung, samboris, dan opot. Varian rasa yang paling khas disini gurih dan manis sehingga bisa menggugah selera.

“Varian menu special disini bukapu dan nangka. Sedangkan tekstur yang dimiliki juga cenderung lengket. Itu yang menjadi bibit unggulan di petani tembakau Situbondo,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dia mematok arga tergantung kualitas. Harga yang paling rendah sekitar Rp 250 ribu per kilo kalau dalam simpanan baru. Jika simpanannya lama sampai 3 tahun bisa mencapai harga Rp 1 juta per kilo.

Baca juga:  Siswi MI Banat Ciptakan Robot Pembersih Jalan

“Dengan mengikuti event seperti ini tembakau Tambeng bisa semakin dikenal dan bisa dinikmati orang di luar kota maupun manca negara,” pungkasnya. (cr3/fat)