Joko Tepis Isu Rekomendasi DPP PDIP

Ketua DPC PDIP Kabupaten Bantul, Joko Purnomo
Ketua DPC PDIP Kabupaten Bantul, Joko Purnomo. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Bantul, Joko Purnomo menepis isu dirinya telah mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bantul. Dia mengatakan hingga saat ini, DPC PDIP Bantul belum mendapatkan rekomendasi tersebut.

“Belum ada rekomendasi kepala daerah maupun wakil kepala daerah. DPP ini masih melakukan proses tahapan-tahapan yang berkaitan dengan Pilkada 2024. Artinya, masih dalam proses pemetaan, analisis, dan sebagainya,” ungkap Joko Purnomo, Senin (3/6/24).

Menurutnya, kewenangan untuk memberikan rekomendasi siapa yang akan maju dalam Pilkada ini sepenuhnya ditentukan oleh DPP. Selain itu, dia juga mengatakan, PDIP tidak semata-mata berbicara soal memenangkan Pilkada, tetapi pihaknya menganggap lebih mengutamakan kepentingan masyarakat

Baca juga:  Disdukcapil Bantul Tunggu KPU soal Pemutakhiran DPT

“Kita tidak bicara semata-mata bicara Pilkada ini harus menang, tapi bagi PDIP masyarakat menjadi yang nomor satu. Sehingga betul-betul apa yang dilakukan kami PDIP harus melalui satu proses analisis yang benar dan tepat. Jadi sekali lagi, rekomendasi pasangan calon (Paslon) atau calon secara pribadi itu belum ada. Belum keluar,” terangnya.

Terkait dengan beredarnya nama-nama calon atau Paslon yang direkomendasikan DPP, Joko mengatakan sampai hari ini belum mendapatkan rekomendasi tersebut. Sebaliknya, yang saat ini sedang berlangsung yakni proses evaluasi kinerja yang dilakukan DPP kepada seluruh pimpinan partai di tingkat daerah maupun cabang.

Baca juga:  Caturharjo Jadi Satu-satunya Kalurahan Mandiri Pengolah Sampah di Bantul

“DPP itu melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh dewan pimpinan partai di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Tetapi hari ini (kemarin, red), dari hasil evaluasi itu belum kemudian dikaitkan dengan sebuah keputusan rekomendasi Pilkada,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya menambahkan, DPC belum bisa memastikan rekomendasi tersebut akan turun kapan ke DPD atau DPC. Adapun mengenai isu Bantul yang sudah tertulis nama bakal calon (balon), hal itu kemungkinan disebabkan karena DPC PDIP Bantul sudah selesai melakukan proses penjaringan.

“Tetapi itu bukan sebuah rekomendasi, belum. Itu sepenuhnya kewenangan DPP, yang penting kami sudah melakukan instruksi tentang penjaringan calon,” pungkasnya. (nik/abd)