Kudus  

Penjaringan Cabup Cawabup DPC Partai Hanura Kudus Mengerucut Tiga Nama

TERIMA: Saat Ketua DPC Partai Hanura Kudus Sutriyono, Ketua Tim Penjaringan DPC Partai Hanura Kudus, Sadiyanto, dan anggota lainnya saat menerima penjaringan pendaftaran Cabup Cawabup, belum lama ini. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Proses penjaringan pendaftaran Calon Bupati (Cabup) Calon Wakil Bupati (Cawabup) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kudus mengerucut tiga nama kandidat. Diantaranya eks Kepala Dinas Arpusda Kudus, Ketua DPRD Kudus, dan anggota DPRD Jateng.

Ketua Tim Penjaringan DPC Partai Hanura Kudus, Sadiyanto menyampaikan, setelah ada sepuluh pendaftar kandidat Pilkada 2024, pihaknya terus berupaya melakukan pendalaman penjaringan. Lalu secara administratif kelayakan dan kajian di DPC mengerucut menjadi tiga calon.

“Hasil kajian kami di DPC Partai Hanura Kudus, akhirnya tinggal 3 calon untuk dinaikkan ke feed and proper test. Kami penjaringan dibawah, kita lakukan segala sesuatu terkait mereka (calon) ada tiga yang tersaring,” ungkapnya kepada Joglo Jateng, Selasa (4/6/2024).

Baca juga:  Pemdes Jepang Bentuk Tim Desa Tangguh Bersinar

Ia melanjutkan, dari ketiga calon yang dimaksud dan sudah menjalani seleksi pada Jumat (31/5/2024), ada tiga. Yaitu ada Eks Kepala Arpusda Kudus, Sam’ani Intakoris, Ketua DPRD Kudus H Masan, dan anggota DPRD Jateng Mawahib Afkar.

“Tinggal nanti DPD Partai Hanura Jateng akan melakukan survei atau kajian kebawah di Kudus. Untuk mengetahui sejauh mana elektabilitas, popularitas calon,” tukasnya.

Kemudian hasilnya akan dinaikan ke DPP Hanura untuk ditindak lanjuti dan digodog bersama jajaran. Dari hasil tersebut nantinya kandidat mana yang paling cocok untuk mendapatkan rekom sebagai Calon Bupati (Cabup) Kudus.

Baca juga:  Hari Lingkungan Hidup, 500 Rumput Vetiver Ditanam Guna Cegah Longsor

“Hasilnya akan disampaikan ke DPP dan di godog disana dan kemudian keluar rekom. Mungkin maksimal dua Minggu setelah laporan DPD ke DPP,” tandasnya.

Menurutnya, siapapun yang mendapatkan rekom berarti kajian atau survei yang dilakukan oleh DPD Partai Hanura yang menentukan. Tetapi dalam survei itu akan ditemani oleh jajaran DPP. Jadi, DPD turun mendampingi, lalu ada satu utusan DPP yang ikut survey kemarin.

“Saya selaku ketua sudah melakukan yang terbaik terkait seleksi sehingga ada tiga yang dianggap layak untuk menjalani feed and proper tes,” pungkasnya. (adm/fat)