Baznas Kota Semarang Ajak Warga Perdalam Ilmu Sembelih Hewan Kurban

AKTIVITAS: Ketua Baznas Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara saat memantau pelatihan untuk juru sembelih halal di salah satu RPH Kota Semarang, Selasa (4/6/24). (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Baznas Kota Semarang berupaya mengajak warga untuk memperdalam ilmu sembelih hewan kurban melalui pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) di salah satu Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan skill teknik penyembelihan menjelang Iduladha, 17 Juni mendatang.

Pelatihan itu juga dihadiri beberapa pihak terkait. Antara lain Plt Ketua Juleha DPD Kota Semarang Abdul Basyir, perwakilan dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDAI) Dr. Aldi, dan Kepala RPH Kota Semarang Ika.

Ketua Baznas Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara mengungkapkan, peningkatan indeks kesadaran berkurban yang terukur menjadi alasan penting untuk mengadakan pelatihan tukang jagal atau Juleha yang lebih intensif. Diakuinya, banyak hal yang perlu dipelajari. Salah satunya menggiring hewan sampai memotong daging yang benar.

Baca juga:  Unwahas Gelar Ajang Pemilihan Putra Putri Kampus

“Ternyata ada trik khusus untuk mempermudah dan mempercepat prosesnya. Baznas Kota Semarang siap memberikan support penuh agar kegiatan ini selalu berlanjut karena ada nilai kebermanfaatan di dalamnya,” ucapnya saat dikonfirmasi Joglo Jateng, Selasa (4/6/24).

Sementara itu, Plt. Ketua Juleha Kota Semarang, Abdul Rasyid menambahkan, acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dimulai sebulan sebelumnya. Dimana berbagai materi telah disampaikan melalui presentasi. Dalam acara tersebut, praktik langsung dilakukan dengan menyembelih satu ekor sapi dan dua ekor kambing.

“Hari ini langsung praktek. Senang sekali peserta-peserta ini, terima kasih juga untuk Mas Arnaz Ketua Baznas Kota Semarang karena sudah membantu menyelenggarakan pelatihan ini, bahkan turut serta hadir,” jelasnya.

Baca juga:  Upgris Sukses Gelar Petanque Championship Series II

Salah Satu Peserta, Suryanto berharap agar kegiatan semacam ini bisa berkembang menjadi lebih besar dan berkelanjutan di masa depan. Termasuk, dengan fasilitas yang lebih baik lagi.

“Diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan menghargai proses berkurban secara lebih baik, serta dapat menjalankannya dengan lebih profesional,” harapnya. (int/adf)