Kudus  

Kabupaten Kudus Masuk Tiga Besar Posyandu Berprestasi Se Jawa Tengah

BERLANGSUNG: Prosesi penilaian Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Sekar Arum Kaliwuluh 1, Dukuh Kaliwuluh, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo mewakili Kabupaten Kudus dalam even Lomba Posyandu Berprestasi Jawa Tengah, Selasa (4/6/2024). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Sekar Arum Kaliwuluh 1, Dukuh Kaliwuluh, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo mewakili Kabupaten Kudus masuk kategori tiga besar Penilaian Lomba Integrasi Layanan Primer (ILP) atau Posyandu Berprestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024.

Adapun dua daerah lainnya yang juga tiga besar Penilaian Lomba Posyandu Berprestasi Jawa Tengah yakni Kabupaten Rembang dan Blora.

Penjabat (Pj) Bupati Kudus, M Hasan Chabibie mengatakan, Kudus lolos tiga besar setelah dinyatakan salah satu yang terbaik dalam seleksi administrasi. Kemudian dilanjutkan verifikasi lapangan oleh tim penilai, Selasa (4/6/2024).

Baca juga:  Ketua DPRD Kudus, H. Masan Dukung Macan Muria Dengan Gelar Nobar

Hasan turur mengapresiasi atas prestasi Posyandu Sekar Arum Kaliwuluh 1 yang berhasil masuk dalam tiga besar lomba Posyandu Berprestasi.

“Kami sangat mengapresiasi. Sebab ini juga merupakan jawaban atas pemenuhan kebutuhan kesehatan dalam siklus hidup masyararakat,” ujarnya.

Kader Posyandu Sekar Arum Kaliwuluh 1, Natasya Fathia Eka Sandy menyebutkan, posyandu ILP sudah mengantongi SK sebagai Posyandu ILP dengan 13 kader dan 25 Keterampilan Dasar. Selain itu, Posyandu Sekar Arum Kaliwuluh 1 juga memiliki program inovasi, seperti Ibu Baik (Hasil Bumi) dan Pawon Kuat (Kudapan Kuat).

Baca juga:  Banyak yang Belum Jalan, Dinas PMD Segera Evaluasi BUMDes

“Inovasi ini berhasil meningkatkan mutu kesehatan di wilayah setempat. Kita juga punya kunjungan rutin terencana untuk sasaran yang tidak hadir di posyandu dan yang beresiko tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Juri Penilaian Lomba Posyandu Berprestasi, Rita Ultrajani memaparkan, sebanyak 29 kabupaten atau kota turut andil dalam even ini. Setelah enam posyandu terpilih dilakukan verifikasi lapangan didapatkan  tiga posyandu (terbaik), yakni Kudus, Blora dan Rembang.

“Lomba Posyandu ditargetkan untuk mewujudkan Puskesmas dan Posyandu ILP dalam skema layanan kesehatan, medis, dan pemberdayaan masyarakat sudah terintegrasi dengan baik,” paparnya.

Baca juga:  RS Mardi Rahayu Tambah Ruang Inap Akibat Lonjakan Pasien

Salah satu programnya, lanjut dia, yaitu melakukan skrining kesehatan minimal satu kali dalam satu bulan. Tidak hanya kalangan perempuan namun juga laki-laki. Disertai memiliki berbagai layanan inovasi.

“Triwulan pertama kita targetkan 10 persen dari puskesmas yang ada di Jawa Tengah sudah ILP. Lalu tuntas di tahun 2024 harapannya semua sudah ILP,” tambahnya. (cr1/fat)