SMA N 2 Rembang Jadi Pilot Project Sekolah Penggerak

Kepala SMA 2 Rembang, Suhardi
Kepala SMA 2 Rembang, Suhardi. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Rembang kini ditetapkan sebagai pilot project bagi sekolah-sekolah tingkat SMA Negeri di Kabupaten Rembang. Hal ini dibuktikan dengan adanya 8 keunggulan program yang diraih sekolah ini.

Kepala SMA 2 Rembang, Suhardi mengatakan, tahun ini sekolahnya sudah banyak melakukan berbagai proses pembelajaran. Dalam proses itu, menggali banyak pengalaman yang berasal dari kegagalan. Namun, kegagalan itu tidak menjadi akhir sebuah proses.

“Setiap tahun pasti ada seleksi berbagai uji coba kompetensi sekolah. Seperti halnya sekolah ini sudah kedua kalinya lolos seleksi dan ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional. Dengan adanya ketetapan tersebut sekolah ini menjadi pilot project bagi sekolah SMA negeri yang lain,” ujarnya.

Baca juga:  Sebagian Besar BUMDes di Rembang Minim Pengelolaan

Dengan demikian, ada 8 predikat yang dimiliki sekolah ini. Diantaranya, Sekolah Adiwiyata Nasional yang mendapatkan SK dari Kementerian Lingkungan Hidup. Kemudian Sekolah Penggerak, Sekolah Berintegritas, Sekolah Sehat, Sekolah Siaga Kependudukan, Gudep tergiat 3 Jawa Tengah, Satuan Pendidikan Aman Bencana, dan Sekolah Hijau (Greenschool).

“Semua itu penting, karena predikat tersebut merupakan point penting yang menyadarkan para guru dan siswa untuk selalu belajar lebih baik,” ucapnya belum lama ini.

Suhardi menambahkan, yang saat ini dijadikan sebagai piloting adalah program sekolah penggerak. Karena itu sekolah ini menjadi sorotan bagi sekolah lain untuk menjadi cermin pelaksanaan sekolah penggerak.

Baca juga:  Rembang Sabet Lomba Jambore Pokdarwis Se-Jateng 2024

“Jadikanlah itu sebagai tantangan untuk belajar lebih baik dengan cara mengadu kemampuan di ajang kompetisi. Belajar itu akan menumbuhkan mental pejuang. Nantinya bisa bermanfaat untuk masa depan,” bebernya. (cr3/fat)