Jepara  

Jelang Iduladha, DKPP Jepara Gencar Lakukan Pemeriksaan

PERIKSA: Petugas DKPP Kabupaten Jepara saat melakukan pemeriksaan di Pasar Hewan Mayong, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, belum lama ini. (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Menjelang IdulAdha 2024, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara gencar melakukan pemeriksaan di pasar hewan yang ada. Giat ini sebagai langkah untuk memastikan kondisi hewan ternak yang akan dijadikan hewan kurban dapat terbebas dari segala penyakit.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Jepara, Mudhofir menyatakan, pemeriksaan ini dilakukan sudah satu bulan terakhir. Bahkan, pihaknya intens mengecek setiap minggunya.

Dia menyebut, saat ini, belum ditemukan adanya hewan kurban dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dan Lumpy Skin Disease (LSD), dan Antraks. Pihaknya hanya menemukan beberapa penyakit kulit seperti gudik di hewan ternak.

Baca juga:  Buka Gelar Karya Pendidikan, Pj Bupati Jepara: Jangan Ada Kekerasan Pada Anak

Penyakit kulit tersebut, kata Mudhofir, tidak berpengaruh pada kualitas daging hewan. Namun, bisa berpengaruh pada perkembangan dan kenyamanan hewan ternak.

Selain gencar melakukan pemeriksaan, DKPP Jepara juga turut mengintensifkan pemberian multivitamin dan vaksinasi di titik sentra ternak. Titik-titik sentra peternak kerbau tersebut berada di Kecamatan Kalinyamatan, Pecangaan, dan Welahan. Sementara untuk sentra peternakan sapi berada di Kecamatan Batealit, Bangsri, Kembang, Keling, dan Donorojo.

“Kita memang minggu-minggu gencar ke beberapa titik sentra sapi untuk memberikan pengobatan,” ungkapnya.

Pihaknya menyebut, penyuntikan dan pengobatan hewan ini, bertujuan untuk memberikan imunisasi atau kekebalan bagi hewan ternak. Utamanya pada hewan yang akan diperjual belikan sebagai kurban. Dengan vaksinasi daya tahan hewan bisa muncul setelah 10 sampai 14 hari penyuntikan.

Baca juga:  Ketua DPRD Jepara Ajak Tokoh Masyarakat Jalin Ukhuwah

“Vaksinasi kami mulai sejak satu bulan sebelumnya. Karena kekebalan baru mulai muncul pertama setelah 10-14 hari. Kekebalan hewan bisa sempurna setelah 28 hari,” terangnya.

Lebih lanjut, ia berharap, hewan-hewan ternak bisa memiliki tingkat kekebalan yang tinggi dari penyakit. Dengan begitu, bisa aman untuk jadikan sebagai hewan kurban.

“Semoga, selepas pemberian vitamin saat IdulAdha nanti sudah terbentuk kekebalan, dan aman disembelih,” tutupnya. (cr4/fat)