Pati  

Sepekan, Gadis Digorok hingga Bos Rental Dikeroyok

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol M Alfan Armin
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol M Alfan Armin.

PATI, Joglo Jateng – Deretan kasus kriminal terjadi di Kabupaten Pati selama sepekan, Mulai Senin (3/6) hingga Sabtu (8/6) lalu. Kasus-kasus yang terjadi di antaranya tergolong mengerikan karena diwarnai kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang.

Berdasarkan data yang dirangkum Joglo Jateng, Senin (3/6) rumah Siti Muawanah (47), warga Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi Pati dirampok. Para pelaku perampokan yang berjumlah enam orang itu sempat menyekap dan menganiaya dua penghuni rumah tersebut.

Selasa (4/6), seorang gadis, R (21) asal Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati tewas digorok seorang pria berinisial KA (21) yang merupakan kekasihnya. Motif pembunuhan sadis ini lantaran pelaku sakit hati ditinggal nikah.

Kamis (6/6), empat orang dikeroyok warga Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati usai dituduh maling mobil. Padahal, mereka berniat mengambil mobil rentalan yang dibawa orang Pati.

Baca juga:  MTsN 1 Pati Raih Dana SBSN 2024, 6 RKB Baru Segera Dibangun

Satu orang berinisial BH (52), warga kelurahan Cempaka Baru Kemayoran Jakarta Pusat yang merupakan bos rental dinyatakan tewas akibat pengeroyokan tersebut. Sedangkan tiga orang di antaranya, SH (28) warga Koja Jakarta Barat, KB (54) warga Kedung Banteng Kabupaten Tegal, dan AS (37) asal Pulau Gadung Jakarta Timur saat ini tengah dirawat di RSUD Kayen Pati setelah babak belur dihajar masa.

Jumat (7/6), seorang pria kedapatan hendak mencuri motor di Desa Sokokulon Kecamatan Margorejo, Pati. Pelaku nyaris menjadi bulan-bulanan masa yang tersulut emosi, namun beruntungnya ada pihak kepolisian setempat yang berhasil mengamankan.

Sabtu (8/6), seorang pemuda berinisial WG (21), warga Wegil Kecamatan Sukolilo Pati tewas bersimbah darah. Kematian WG ini diduga lantaran terkena sabetan senjata tajam saat adanya tawuran antar kelompok di jalan Sukolilo-Prawoto Pati.

Baca juga:  3 Calon Haji Asal Pati Gagal Berangkat

Menanggapi rentetan kasus kriminal ini, Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin mengungkapkan, pihaknya tengah berupaya mengusut tuntas kasus-kasus tersebut.

“Terkait kejadian ini kami melalukan upaya penyelidikan terkait adanya peristiwa pidana yang terjadi. Kami berupaya mengungkap dan penyidik perkara secara tuntas,” ucap dia saat ditemui di kantornya, belum lama ini.

Kompol M Alfan juga mengatakan, Polresta Pati akan melakukan upaya pencegahan. Di nataranya dengan mengerahkan polsek-polsek untuk mengamankan wilayahnya masing-masing. Dengan demikian, kejadian tindak kejahatan tidak terjadi terus berulang.

“Untuk kegiatan pencegahan fungsi dari Sat Samapta dan Polsek Polresta Pati. Dari jajaran juga telah melakukan upaya-upaya dalam rangka pencegahan,” ucapnya.

Baca juga:  Diduga Palsukan Celana Merek Cardinal, Wanita Asal Pati Diseret ke Pengadilan

Sementara itu, terkait kasus pengeroyokan terhadap empat orang yang hendak menarik mobil rental, Polresta Pati menyampaikan akan segera menetapkan tersangka.

“Penetapan status tersangka terhadap dua orang terduga pihak yang bertanggung jawab secepatnya, karena sebelumnya sudah langsung ditindaklanjuti begitu terjadi kasus pengeroyokan dan videonya juga viral,” kata Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama melalui pelaksana tugas Kasi Humas Ipda Muji Sutrisna di Pati, Minggu (9/6/24).

Hingga kini, kata dia, kepolisian memang masih melakukan pendalaman, termasuk memeriksa kasus pengeroyokan tersebut melalui sejumlah video warga. Menurut dia, aksi main hakim sendiri tidak dibenarkan, sekalipun diketahui ada aksi pelanggaran hukum.

“Biarlah kepolisian yang menangani kasus hukum tersebut,” katanya. (lut/ara/gih)