Dindikbud Pemalang Jamin PPDB Gratis dan Tidak Ada Pungli

Kepala Dindikbud Pemalang Ismun Hadiyo
Kepala Dindikbud Pemalang Ismun Hadiyo. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pemalang menjamin masyarakat tidak akan membayar sepersenpun atau gratis untuk pelaksanaan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024/2025 di tingkat SD dan SMP. Hal ini merupakan komitmen bersama seluruh stakeholder pendidikan dalam rangka pengurangan angka anak tidak sekolah dan lama pendidikan di Pemalang.

Kepala Dindikbud Pemalang Ismun Hadiyo menuturkan, berjanji kepada masyarakat PPDB 2024/2025 di seluruh sekolah negeri yang bernaung dengan dinas dipastikan gratis tanpa pungutan biaya. Sesuai instruksi dari Bupati Pemalang tentang biaya pendidikan, terutama pelaksanaan PPDB di semua pelayanan meliputi administrasi, hingga pendaftaran ulang diberikan secara gratis.

Baca juga:  Pengurus ICMI Pemalang Dilantik, Harapkan Kolaborasi Dunia Pendidikan

“Kita sebenarnya sudah memiliki surat edaran dinas untuk pelaksanaan PPDB 2024/2025 gratis tanpa pungutan biaya. Sekolah juga tidak boleh memberikan ruang khusus untuk sejumlah pihak dalam pelaksanaan pendaftaran, bila ada hal itu maka akan diberikan sanksi dari dinas,” terangnya, Senin (10/6/24).

Selain pelaksanaan pendaftaran, pihaknya mengimbau sekolah terutama negeri sebaiknya tidak memperjualbelikan seragam. Pelaksanaannya dapat bekerja sama dengan pihak ketiga untuk menyediakannya sesuai aturan di setiap sekolah. Hal ini dilakukan agar rasa kepercayaan masyarakat terhadap instansi pendidikan bisa meningkat, karena hal ini sering terjadi rawan kasus puungutan liar (Pungli).

Baca juga:  Mansur Pastikan Daging Kurban Aman

Sementara itu, Bupati Pemalang Mansur Hidayat menegaskan, Dindikbud Pemalang agar mengawasi setiap pelaksanaan PPDB di seluruh sekolah. Dengan menekankan agar memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, agar kasus angka anak tidak sekolah tidak bertambah dan angka lama sekolah bisa semakin tinggi.

“Silahkan masyarakat bila menemukan pungli di lingkungan pendidikan melapor ke kami atau dinas terkait. Jika ada kasus akan langsung kami tindaklanjuti dan sanksi setiap orang yang terlibat,” paparnya.(fan/sam)