MTsN 9 Bantul Borong 4 Penghargaan di Perkasisma DIY 2024

BERPOSE: Seluruh peserta pramuka penggalang dan pemenang keempat kejuaraan umum saat berfoto bersama pada acara Perkasisma di Bumi Perkemahan Rama Sinta Prambanan, beberapa waktu lalu. (DOK. PRIBADI/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Kontingen Pramuka Penggalang dari MTs Negeri 9 Bantul berhasil memborong empat penghargaan dalam berbagai kategori kompetisi dalam ajang Perkemahan Siswa Madrasah (Perkasisma) IV Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2024 yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Rama Sinta Prambanan, beberapa waktu lalu. Atas raihan itu, MTs Negeri 9 Bantul dinobatkan menjadi Juara Umum I.

Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah mengatakan, keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi para siswa dan pembina. Dikatakan bahwa para penggalang MTsN 9 Bantul telah berlatih dengan tekun dan penuh semangat menjelang Perkasisma IV DIY 2024. “Mereka berhasil memenangkan Juara I kategori paduan suara, Juara I bercerita Sejarah, Budaya, dan Pahlawan Indonesia, Juara I K3 Lingkungan Tenda regu putra, dan Juara III K3 Lingkungan Tenda regu putri,” ujarnya, Senin (10/6/24).

Baca juga:  Ratusan Siswa SD IT Al Islam Ikuti Wisuda Tahfidz

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa kemenangan ini berhasil diraih berkat kegigihan dan keuletan peserta didik setiap harinya. “Anak-anak berlatih rutin setiap hari sepulang sekolah. Bahkan pada hari libur, mereka tetap giat berlatih sepanjang hari,” tambahnya.

Sementara itu, guru pendamping MTsN 9 Bantul, Mohammad Fadli Hidayat menjelaskan, mereka membawa konsep yang berbeda dalam kategori Paduan Suara dan Bercerita Sejarah, Budaya, dan Pahlawan Indonesia. Hal itu yang kemudian membedakan mereka dari kontingen lain.

“Dalam kategori Paduan Suara, MTsN 9 Bantul menampilkan koreografi, sehingga penampilan mereka terlihat lebih menarik. Sementara dalam kategori Bercerita Sejarah, Budaya, dan Pahlawan Indonesia, Nunik dan Izzat, dua pencerita dari MTsN 9 Bantul, tampil dengan konsep teatrikal yang unik dan menarik, tidak hanya sekadar monolog seperti tim lainnya,” tuturnya. (suf/abd)