Jepara  

Tujuh Parpol di Jepara Tandatangan Kerja Sama Politik

KOMPAK: Pimpinan tujuh partai di Jepara menjalin kerja sama untuk mengusung Witiarso Utomo maju pada Pilkada serentak 2024, akhir pekan lalu. (MUHAMMAD AGUNG PRAYOGA/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Sebanyak tujuh Partai Politik (Parpol) di Jepara merapatkan barisan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Mereka menandatangani kerja sama politik lima tahun ke depan.

Ketujuh Parpol itu adalah PDI Perjuangan, Gerindra, NasDem, Golkar, Demokrat, PKS dan PAN. Mereka sepakat membawa Jepara ke arah yang lebih baik, sebagaimana deklarasi yang terselenggara, Minggu (9/6) malam.

Pada kesempatan tersebut, inisiator agenda parpol berjamaah, Latifun memaparkan, pertemuan ketua, sekretaris, bendahara (KSB) serta pengurus parpol merupakan follow up dari komunikasi sebelumnya. Mereka sempat berkumpul di The Gecho Coffe Selasa (3/4) Kecapi, Tahunan, membincang Jepara ke depan. Hasilnya, supaya pembangunan terarah lebih jelas dibutuhkan sinergitas lintas sektor.

Baca juga:  Pj Bupati Jepara Instruksikan ASN untuk Zakat melalui Baznas

Berangkat dari hal tersebut, mencuat satu nama kandidat Calon Bupati (Cabup) Jepara, yakni Witiarso Utomo. Sosok pemuda dari Kecamatan Donorojo itu diyakini oleh ketujuh parpol mampu merealisasikan cita-cita pembangunan.

“Rekomendasi dari PAN dan NasDem sudah turun ke dia (Witiarso Utomo, Red). Tinggal lima lagi dan harapannya sama. Dia kami yakini mampu bersinergi dan mengoptimalkan potensi lokal,” papar Latifun kepada Joglo Jateng.

Sementara itu, Ketua DPD NasDem Jepara, Pratikno menyampaikan, ketujuh parpol bakal berkoalisi. Meski begitu bukan berarti final. Sebab akan dilancarkan komunikasi lanjutan. Dalam hal ini PPP dan PKB.

Baca juga:  Pj Bupati Perintahkan Kepala Desa Hingga Puskesmas Intervensi Stunting

Langkah Pratikno tidak serta merta menggandeng, melainkan juga meminta untuk menurunkan rekomendasi dari pusat kepada Witiarso Utomo. Karena ia berspekulasi, titah atasan turun di akhir bulan Juni atau awal bulan berikutnya.

Dorongan dukungan dari NasDem kepada Witiarso Utomo, kata dia, sebab menjadi Cabup berpotensi. Senada dengan Latifun sebelumnya, landasannya adalah mampu bersinergi dan mengoptimalkan potensi lokal.

“Kami sangat mendukung (Witiarso Utomo, Red), tinggal menunggu rekom dari partai lain. Semoga cepat turun. Ihwal wakil Cabup sifatnya dinamis dan menunggu pertimbangan yang benar-benar matang. Intinya harus memiliki kemistri,” pungkas Pratikno. (map/fat)