Pati  

Pemkab Pati Luncurkan SI-DARJA, Wujudkan Transparansi Pengelolaan Data Barang dan Jasa

SIMBOLIS: Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro saat memimpin peluncuran aplikasi SI-DARJA di ruang Pragolo Setda Pati, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati meluncur aplikasi Sistem Informasi Data Barang dan Jasa (SI-DARJA). Aplikasi yang dikembangkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Pati ini untuk meningkatkan transparansi pengelolaan data barang dan jasa.

Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menyampaikan apresiasi terhadap DPUTR Pati yang telah mengembangkan aplikasi ini. Menurutnya, SI-DARJA merupakan salah satu wujud komitmen dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan data barang dan jasa.

“Karena di era digital saat ini, pemanfaatan teknologi informasi menjadi sangat penting. Terlebih untuk menunjang tata kelola pemerintahan yang baik dan untuk mendukung pelayanan publik yang prima,” kata dia.

Baca juga:  Terdakwa Pemalsuan Merek Cardinal Dituntut Hukuman Penjara 2 Tahun 6 Bulan

Henggar berharap, aplikasi tersebut dapat menjadi solusi yang efektif dalam mempermudah akses dan pengelolaan data barang dan jasa. Utamanya yakni di lingkungan DPUTR Pati, sehingga proses administrasi dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan transparan.

“Nantinya seluruh proses pengadaan barang dan jasa akan dapat dilakukan lebih efisien dan terhindar dari praktik-praktik yang tidak sesuai dengan ketentuan,” harapnya.

Ia menambahkan, aplikasi ini juga diharapkan dapat memudahkan dan memangkas koordinasi serta komunikasi antara berbagai pihak. Khususnya terkait dalam proses barang dan jasa.

Henggar mengimbau agar seluruh elemen yang hadir dapat berkontribusi untuk mendukung dan memanfaatkan aplikasi ini dengan sebaik-baiknya. Dengan demikian, SI-DARJA ini dapat membawa manfaat yang besar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Baca juga:  Perda Cagar Budaya Bisa Jadi Pijakan Pembangunan Museum

“Setelah dilaunching, aplikasi ini harus diimplementasikan secara konsisten dan juga harus dilakukan pengembangan ke depannya,” pungkasnya. (lut/fat)