Pendaftaran PPDB Kota Jogja: Wajib Pendataan Ulang bagi 3 Kategori Calon Siswa

Kepala Bidang Pendidik Tenaga Pendidikan Disdikpora Kota Yogyakarta Mannarima
Kepala Bidang Pendidik Tenaga Pendidikan Disdikpora Kota Yogyakarta Mannarima. (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta mewajibkan pendataan ulang bagi calon siswa baru untuk tiga kategori dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Tiga kategori khusus tersebut yakni penduduk Kota Yogyakarta yang bersekolah di luar Kota Yogyakarta, siswa dari luar DIY, dan peserta didik yang anggota keluarganya terdaftar sebagai pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS) namun dirinya tak tercatat.

Kepala Bidang Pendidik Tenaga Pendidikan Disdikpora Kota Yogyakarta Mannarima menjelaskan, pendataan yang dilakukan dinas adalah untuk verifikasi data siswa. Seperti salinan kartu keluarga, akta kelahiran, sertifikat hasil Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD), surat keterangan nilai rapor, dan hasil cetak nomor induk siswa nasional (NISN). Syarat yang sudah diverifikasi, bisa digunakan untuk mendaftarkan diri di SMP negeri wilayah Jogja.

Baca juga:  Jaminan Pendidikan Bagi Penyandang Disabilitas, Yogyakarta Berikan JPD Rp4 Juta Per Tahun

“Pendataan bagi calon peserta didik kategori bersifat wajib karena dinas tidak memiliki data siswa dari luar Kota Yogyakarta. Sehingga penting dilakukan pendataan agar nantinya calon siswa yang bersekolah asal dari luar kota bisa mengikuti PPDB di Kota Yogyakarta,” ungkapnya, Selasa (11/6/24).

Ia menambahkan, pendataan  bagi peserta didik itu harus dilakukan sebelum rangkaian seleksi PPDB dimulai. Lantaran, jika dilakukan pendataan saat PPDB, sistem database yang mereka miliki akan sangat sibuk.

“Sistem akan sangat sibuk saat seleksi PPDB berlangsung. Kalau pada saat proses PPDB baru melakukan pendataan, akan mengalami kendala yang mempersulit kita, karena sistem akan sulit dibuka,” tambahnya.

Baca juga:  Mahasiswa UMY Ciptakan Gelang Pintar

Mannarima menambahkan, pendataan siswa asli Kota Yogyakarta yang bersekolah di luar Kota Yogyakarta dan KMS dilayani hingga 21 Juni. Sementara untuk calon peserta didik dari luar DIY paling lambat 13 Juni mendatang.

“Pada 11 hingga 13 Juni kami harus melakukan tes ASPD, sehingga peserta didik luar daerah wajib melakukan pendataan dan ASPD. Apabila mereka sudah melakukan ASPD di Bantul, Sleman, Gunungkidul atau Kulon Progo, dan telah mendapatkan nilai, boleh digunakan di Kota Yogyakarta,” pungkasnya. (riz/abd)